Breaking News:

VIDEO Kasus Kematian Covid-19 Meningkat, Perajin Mebel di Bekasi Beralih Membuat Peti Mati

Ia juga menjelaskan bahwa baru sepekan ini ia memproduksi peti mati dan sebanyak 20 buah peti sudah habis terjual.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Murtopo

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi - Seorang perajin kayu di Mangun Jaya RT01/18, Kampung Siluman Bekasi beralih menjadi perajin peti mati bagi pasien yang terpapar virus Covid-19.

Nabin Abdullah (50) selaku pengrajin kayu mengatakan pada awal mulanya ia hanya memproduksi kursi, meja lipat untuk anak TK, kitchen set, dan mebel.

"Awalnya kita dari bikin kursi meja lipat untuk anak-anak TK dan kita juga sering mendapatkan pesanan seperti pembuatan kitchen set, kursi sofa atau mebel," ujar Nabin kepada wartakota, Jumat (16/7/21).

Ia juga menjelaskan bahwa baru sepekan ini ia memproduksi peti mati dan sebanyak 20 buah peti sudah habis terjual.

Baca juga: Peti Mati Jenazah Covid-19 Langka, Perusahaan Mebel di Pondok Aren Beralih Produksi Peti Mati Murah

Baca juga: Ade Yasin Terima 52 Peti Jenazah untuk Pasien Covid-19 dari Askonas

"Ya kalau bikin peti baru satu minggu yang lalu, belum lama. Kurang lebih dalam seminggu ini sudah 20 peti terjual," ungkapnya.

Lanjutnya, Untuk harga peti yang ia produksi tersebut kisaran harga Rp1,2 juta per satuannya.

Kata Nabin, untuk diameter peti yang ia produksi mengikuti standar yang telah ditentukan dengan ukuran Panjang 190 cm, Lebar 60 cm, dan Tinggi 38 cm.

"Untuk panjangnya itu standar kita ikutin yang ada karena saya juga bikin ikutin disana jadi antara 190 cm panjangnya, lebar 60 cm, tinggi 38 cm," ucapnya.

Baca juga: Baznas Salurkan Paket Peti Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19

Baca juga: PPSU Kelurahan Palmeriam Buat Peti Jenazah. Diperuntukan Warga Sesuai Domisili yang Membutuhkan

Ia juga menjelaskan untuk pemesannya sendiri berasal dari warga setempat yang mayoritas meninggal saat isolasi mandiri akibat terpapar virus Covid-19.

Tak hanya itu, bagi warga yang memesan peti dengan jarak yang dekat pihaknya bisa langsung mengantarkan. Sejauh ini hanya baru TPU Mangun jaya saja yang memesan.

Ia juga mengharapkan apabila rumah sakit atau pihak TPU lain membutuhkan peti dalam jumlah yang sedikit atau bahkan banyak pihaknya akan siap memproduksi peti mati tersebut.(m27)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved