Breaking News:

Kriminalitas

Tebus Dosa, Polsek Duren Sawit Jemput Bola Datangi Rumah Korban Penikaman untuk Buat Laporan Polisi

Tebus Dosa, Polsek Duren Sawit Jemput Bola Datangi Rumah Korban Penikaman untuk Buat Laporan. Sebelumnya keluarga korban ditolak Polsek Duren Sawit

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kondisi Yohannes setelah ditikam di sekitar Taman Malaka Selatan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Kamis (15/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT - Keluarga korban penganiayaan dengan menggunakan airsoft gun dan senjata tajam di sebuah warung kopi Jalan Taman Malak Selatan, Duren Sawit, Jakarta Timur mengaku sempat ditolak aparat Kepolisian saat ingin membuat laporan polisi di Polsek Duren Sawit.

Namun, saat dikonfirmasi, Kapolsek Duren Sawit, Kompol Rensa Aktadivia membantah tudingan tersebut.

Menurut dia, anggotanya tidak menolak laporan korban salah sasaran yang diketahui bernama Johanes.

Dirinya berkilah karena yang datang membuat laporan polisi adalah kakak korban bernama Lukas dan beberapa temannya pada Jumat (16/7/2021) sekira pukul 03.00 WIB.

Sementara Johanes yang menjadi korban penikaman tidak dibawa ke Polsek Duren Sawit.

Selain itu, penolakan dikarenakan, Lukas tidak bisa menunjukan bukti visium dari rumah sakit atas luka korban.

"Sama penyidik disampaikan, kalau mau buat LP, korbannya harus divisium dulu di rumah sakit," ujar dia kepada Wartakotalive.com, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Jadi Korban Salah Sasaran, Dua Pemuda di Duren Sawit Ditembak Airsoft Gun dan Ditikam Tiga Tusukan

Visum ke rumah sakit, kata Rensa perlu ada surat pengantar dari Polsek Duren Sawit.

Kemudian pergi ke rumah sakitnya harus diantar anggota Reskrim Polsek Duren Sawit.

Setelah divisum, korban harus menjalani pemeriksaan awal mengenai kronologis kejadian.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved