Breaking News:

Ibadah haji

Lebih dari 320 WNI yang Tinggal di Arab Saudi jadi Jemaah Haji Tahun 2021

Tahun ini, kuota dibatasi hanya 60 ribu, serta dikhususkan bagi warga Arab Saudi dan ekspatriat yang sudah menetap di sana.

AFP Photo/STR)
Jemaah haji melakukan tawaf mengelilingi kabah di Masjidil Haram, Arab Saudi. Tahun lalu, pemerintah Arab Saudi hanya mengizinkan sekitar 10.000 jemaah untuk melakukan ibadah haji 2020. Tahun ini kuotanya sebanyak 60.000 orang 

Total hanya 60 ribu orang yang bisa mengikuti ibadah haji tahun ini seperti kuota yang ditetapkan Pemerintah Atab Saudi, terdiri dari warga negara Arab Saudi maupun para ekspatriat.

Bagi ekspatriat, tak ada batasan mereka harus berasal dari negara mana.

Namun, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa ikut melaksanakan ibadah haji.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Eko Hartono sejumlah syarat haji bagi WNI di sana untuk bisa ikut melaksanakan ibadah haji.

”Syarat-syarat (ibadah haji), belum haji dalam 5 tahun terakhir, tidak ada sakit kronis, sudah vaksin 2 kali atau 1 kali vaksin setelah 14 hari, atau sembuh dari Covid-19," kata Eko, Selasa (15/6/2021) lalu.

Eko mengatakan, sejauh ini ada sekitar 320 ribu WNI yang ada di Arab Saudi.

Sebanyak 168 ribu di antaranya berada di wilayah KJRI Jeddah.

Selain syarat-syarat yang sudah disebutkan Eko itu, Pemerintah Arab Saudi juga membatasi usia peserta haji.

Mereka yang diizinkan yakni yang berusia 18 hingga 65 tahun.

Kerajaan juga menerapkan gelaran haji dengan sistem paket.

Untuk tahun ini jemaah bisa dikenakan biaya sekitar 12 ribu hingga 16 ribu riyal atau Rp 45 juta hingga Rp 60 juta, tergantung paket yang dipilih.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lebih dari 320 WNI yang Tinggal di Arab Saudi jadi Jemaah Haji Tahun 2021

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved