Breaking News:

Ketua RT Mengeluh TPU Rorotan Dijadikan Pemakaman Covid-19, Tembok Warga Rusak Akibat Eskavator

Kata Fitri dirinya dan warga di sekitarnya terganggu dengan suara mobil jenazah (ambulance) yang setiap hari melintas di dekat rumahnya. 

Editor: Murtopo
Tribunnews/Ferryal Immanuel
Fitri, Ketua RT Rorotan, Kecamatan Cilincing, Kelurahan Rorotan mengeluh karena TPU Rorotan dijadikan sebagai tempat pemakaman jenazah Covid-19. Ia meminta pemerintah mendengarkan suara masyarakat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferryal Immanuel

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masih banyak warga dan pengurus RT yang hingga saat ini tidak setuju dengan kebijakan pemerintah menjadikan TPU Rorotan, Jakarta Utara sebagai tempat pemakaman umum Covid-19.

Hal itu diungkapkan Fitri yang merupakan pengurus RT Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Kata Fitri dirinya dan warga di sekitarnya terganggu dengan suara mobil jenazah (ambulance) yang setiap hari melintas di dekat rumahnya. 

"Iya, saya sebenarnya merasa terganggu sekali karena membuat masyarakat kami ketakutan. Apalagi itu dijadikan sebagai tempat pemakaman khusus Covid-19," ucap Fitri kepada Tribunnews, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Tidak Ada Sholat Idul Adha Berjemaah di Kabupaten Bogor

Baca juga: Kasus Covid-19 di Tangsel Masih Tinggi, 431 Orang Pasien Masih Jalani Perawatan Saat Ini

"Jika mendengar setiap mobil jenazah, dan ketakutan ada membuat imun tubuh jadi menurun," sambungnya 

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya merasa tidak nyaman karena takut tertular Covid-19 karena jarak antara rumahnya dengan TPU Rorotan sangat dekat. 

Fitri menjelaskan bahwa sebenarnya sempat menyampaikan pendapat para warga Rorotan yang tidak setuju akan dibuatnya TPU Rorotan sebagai lahan pemakaman Covid-19. 

"Ya kami para warga sudah menyampaikan hal tersebut, tapi kalau pemerintah sudah menentukan hal tersebut apa boleh buat," ujar Fitri. 

Baca juga: Jokowi: Kabulog dan Mensos Jangan Ragu-ragu Salurkan Bansos, yang Penting Kita Enggak Mencuri

Baca juga: Didi Riyadi Tulis Surat Terbuka Untuk Presiden Joko Widodo, Singgung Kebijakan PPKM Darurat

Selain itu, ia menjelaskan bahwa selama adanya TPU Rorotan, Jakarta Utara. Salah satu tembok warganya terdampak kerusakan akibat mobil eskavator. 

"Iya kemarin rumah warga saya yang temboknya menjadi pembatas antara rumahnya dengan TPU Rorotan rusak akibat mobil eskavator. Tapi kemarin sudah sempat direnovasi kembali," ujar Fitri kepada Tribunnews.

Ia berharap kepada pemerintah khususnya pengelola TPU Rorotan, agar dapat mendengarkan suara masyarakat sekitar tempat pemakaman. Agar warga dapat merasa lebih aman.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved