Breaking News:

PPKM Darurat Jakarta

Ditlantas Polda Metro Jaya Kenakan Sanksi 1.109 Angkutan Umum dan Barang yang Langgar PPKM Darurat

Direktorat Lalu Lintas dan Dishub DKI mencatat ada 1.109 angkutan umum dan barang dikandangkan karena melanggar PPKM Darurat.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Valentino Verry
Ditlantas Polda Metro Jaya Kenakan Sanksi 1.109 Angkutan Umum dan Barang yang Langgar PPKM Darurat
Warta Kota/Budi Malau
Ditlantas Polda Metro Jaya menggelar jumpa pers terkait ribuan angkutan umum dan barang yang melanggar kapasitas selama penerapan PPKM Darurat, Sabtu (17/7/2021).

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI mencatat selama masa PSBB hingga PPKM Darurat atau sejak 16 September 2020 sampai 15 Juli 2021, ada 1.109 angkutan umum dan angkutan barang yang melakukan pelanggaran batas kapasitas saat beroperasi.

Selama masa PSBB dan PPKM Darutat diatur bahwa kapasitas untuk angkutan barang dan angkutan umum adalah 50 persen dari kapasitas total.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan dari 1.109 angkutan yang melanggar batas kapasitas itu terdiri dari 743 angkutan barang dan 366 angkutan umum.

Baca juga: Dampak PPKM Darurat Bikin PO Bus Haryanto Gigit Jari, Operasionalnya Terancam Dihentikan Sementara

"Polda Metro Jaya Bersama Dishub DKI telah melaksanakan operasi Lintas Jaya selama masa PSBB hingga PPKM. Yang telah menindak pelanggaran batas kapasitas angkutan umum dan barang. Karena kan diatur ketentuannya hanya 50 persen," kata Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (17/7/2021).

Kepada mereka katanya tindakan yang diberikan berupa sanksi administratif.

"Yakni teguran tertulis dari Dishub DKI, dan tentu apabila pelanggarannya berulang maka akan diberikan denda administratif yaitu pembekuan atau pencabutan izin usaha," ujarnya.

Ia mengatakan operasi ini akan terus dilakukan pihaknya bersama Dishub DKI disela-sela petugas melakukan penyekatan PPKM Darurat di sejumlah titik.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan 36 bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang kedapatan melanggar aturan PPKM Darurat selama tiga hari terakhir.

Mereka mengangkut penumpang tidak dari tiga terminal resmi yang ditunjuk pemerintah untuk melakukan perjalanan selama masa PPKM Darurat ini, yakni Terminal Kalideres, Terminal Pulogebang dan Terminal Kampung Rambutan.

Baca juga: Dua Pekan PPKM Darurat di Kabupaten Bogor, Kasus Covid-19 Naik Lebih dari 300 Persen

Karenanya para penumpang yang diangkut dari luar tiga terminal itu, dipastikan mereka tidak memenuhi dan membawa syarat perjalanan yang lengkap.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved