Idul Adha

Contoh Khutbah Idul Adha 1442 Hijriah dengan Tema Memaknai Hari Raya Kurban

Berikut ini contoh khutbah sesudah shalat Idul Adha 1442 Hijriah, karena tahun ini daerah zona merah diadakan di rumah saja

freepik.com
Ilustrasi - Contoh Khutbah yang disampaikan pada saat shalat Idul Adha 1442 Hijriah bisa untuk disampaikan keluarga 

WARTAKOTALIVE.COM - Berhubung masih pandemi Covid maka Pemerintah bersama para ulama memutuskan tidak menyelenggarakan shalat Idul Adha 1442 Hijriah di masjid.

Terutama daerah yang masuk PPKM darurat Jawa Bali dan kawasan yang masih zona merah. 

Maka pelaksaan sholat Idul Adha bisa dilakukan di rumah masing-masing. 

Jika ingin menyampaikan khutbah Idul Adha di rumah, Anda bisa melihat contoh berikut ini seperti dikutip Wartakotalive.com dari halaman resmi Buya Yahya.

Baca juga: Jelang Idul Adha 1442 Hijriah, Mari Hidupkan Sunnah dengan Perbanyak Lafaz Takbir

Contoh kutbah Idul Adha 1442 Hijriah:

Kaum Muslimin dan Muslimat yang berbahagia. Di Hari Raya Idul Adha ini sungguh kita benar-benar berada dalam karunia dan rahmat Allah SWT yang amat besar.

Karena saat ini kita 2 dikumpulkan oleh Allah SWT di tempat ini dengan tujuan menggapai kemuliyaan di hadapan Allah SWT.

Merenunglah sejenak akan keberadaan saudara-saudara kita yang belum dipilih oleh Allah untuk mendapat rahmat-Nya.

Yaitu mereka yang di saat ini telah berada di dalam sebuah tempat berkumpul akan tetapi Allah murka kepada mereka.

Yaitu mereka-mereka yang lalai dan sibuk mengikuti hawa nafsu mereka sehingga mereka tercebur di dalam kubang kemaksiatan dan kenistaan.

Akan tetapi kita pada saat ini pada detik ini dihantarkan dan dimudahkan oleh Allah untuk yang diridhoi oleh Allah SWT , yaitu kita berkumpul untuk melakukan sholat Idul Adha di tempat ini. Inilah nikmat dan rahmat besar dari Allah SWT untuk kita.

Kaum Muslimin dan Muslimat yang semoga dimuliakan oleh Allah SWT.

Hari raya qurban adalah hari raya agung untuk umat Nabi Muhammad SAW yang di dalamnya tersimpan makna yang luar biasa agung dan pelajaran yang amat agung bagi kita.

Kisah dahsyat yang terjadi pada dua kekasih Allah dan utusanNya yaitu Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, bapak dan anak yang saling mencintai karena Allah.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved