Breaking News:

Sport

Ini Sikap Percasi Usai GM Susanto Megaranto Mundur di Babak Kedua FIDE World Cup 2021 Akibat Covid

Ambisi pecatur Indonesia, GM Susanto Megaranto, menyetak sejarah baru di dunia percaturan Indonesia sirna.

Instagram
GM Susanto Megaranto lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Catur di Sochi, Rusia setelah mengalahkan pecatur Iran 

Sementara itu, PASI DKI Jakarta tidak menargetkan jumlah perolehan medali emas kepada atletnya di PON XX Papua 2021 yang akan digelar Oktober mendatang.

Meskipun atletik menjadi andalan meraup pundi-pundi medali emas, namun tim atletik DKI Jakarta tak ingin sesumbar.

Bahkan, berusaha rasional mengingat PON kali ini jauh berbeda dari sebelumnya.

Padahal pada PON Jawa Barat lalu, atletik DKI Jakarta membawa pulang 15 medali emas.

"Target kami berbuat yang terbaik sajalah. Jika mengulangi pencapain di PON jawa Barat lalu sepertinya sulit, karena suasana telah berbeda dan di atletik juga tengah terjadi regenerasi," kata Sekretaris Umum PASI DKI Jakarta, Andri Paranoan.

Baca juga: Marciano Norman Ketum KONI Pusat: Penyelenggaraan PON Papua Akan Adopsi Olimpiade Tokyo

Baca juga: Petinju DKI Jakarta Aldoms Suguro Sebut Semua Petinju Berpeluang Raih Medali Emas di PON Papua 2021

Baca juga: Menpora Zainudin Amali: Keputusan PON Papua Ada Atau Tanpa Penonton Bakal Diumumkan September

Andri berujar bahwa sebelum PON digelar, pihaknya sempat membuat blunder karena kurang pemahaman aturan PASI terbaru di PON Papua.

Hal itu membuat beberapa atlet yang berpotensi lolos meraih emas tidak lolos PON.

"Biasanya kan lolos satu, lolos ke nomor lain, tetapi sekarang sudah berbeda. Jika dia (atlet) lolos di satu nomor, maka dia hanya bisa bermain di nomor itu. Tetapi bukan berarti kami tidak ada target medali, di dalam hati pasti ada pencapaian yang ingin kami raih," tutur Andri.

Ada pun saat ini, ada 32 atlet PASI DKI Jakarta yang siap untuk mengharumkan nama DKI Jakarta di PON Papua mendatang.

Trik Latihan

Selain itu, Penerapan PPKM darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli mendatang membuat atlet atletik DKI Jakarta mencari akal agar tetap berlatih.

Pasalnya, beberapa tempat latihan atlet ditutup. 

Alhasil, para pengurus atletik (PASI) DKI Jakarta pun harus mensiasati kesulitan yang ada.

"Jadi atlet untuk PON Papua yang lolos ada 32 atlet. Mereka terbagi di empat lokasi pemusatan latihan yaitu enam atlet di GOR Rawamangun, 16 atlet di Senayan, lima atlet di Ragunan dan lima atlet di Pengalengan Jawa Barat," kata Andri.

"Di Jawa Barat memang aman dan yang di Senayan kami bisa berbagi dengan atlet pelatnas. Sisanya kami manfaatkan lahan yang ada di lokasi akomodasi yang ada," ujar Andri.

Andri pun menjelaskan, atlet yang tadinya berlatih di Ragunan dan di GOR Rawamangun kini bahkan memanfaatkan lahan parkir di lokasi akomodasi untuk latihan seperti lari dan lainnya.

Bahkan, pihaknya turut memotivasi atlet agar dimana pun tempatnya tetap bisa menjalankan program latihan.

Sementara itu, pihaknya pun tengah berkoordinasi dengan KONI dan Kadispora agar atlet diberikan perlakuan khusus jika nantinya PPKM diperpanjang, sehingga atlet tetap bisa berlatih.

"Semoga teratasi dengan koordinasi ini, dan mereka bisa berlatih lagi di tempat latihan yang memadai," ujar Andri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved