Virus Corona Jabodetabek

Hasil Swab Antigen Menjadi Syarat Bagi Calon Pendonor Plasma Konvalesen, PMI DKI: Masih Didiskusikan

PMI DKI Jakarta tengah menggodok kebijakan mengenai masyarakat bisa jadi pendonor plasma konvalesen hanya dengan menunjukkan hasil swab antigen.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive/Andika Panduwinata
PMI DKI Jakarta tengah menggodok kebijakan terkait masyarakat bisa jadi pendonor plasma konvalesen hanya dengan menunjukkan hasil swab antigen. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pihak PMI DKI Jakarta tengah menggodok kebijakan agar hasil swab antigen bisa menjadi syarat donor plasma konvalesen Covid-19.

Hal itu diungkapkan Kepala Unit Donor Darah PMI DKI Jakarta Ni Ken Ritchie di diskusi virtual yang digelar Jumat (16/7/2021).

Ni Ken menjelaskan, saat ini salah satu syarat donor plasma konvelesen memang masih hasil tes PCR positif dan negatif Covid-19.

Namun, di lapangan, banyak pendonor yang ingin memberikan plasma konvalesen, namun hanya memiliki hasil swab antigen positif.

Baca juga: Penuhi Stok Plasma Konvalesen, PMI DKI Jakarta Konseling ke Pasien Sembuh Covid-19 di Lima RSUD

Baca juga: Demi Memenuhi Stok Plasma Konvalesen, PMI DKI Jakarta Sosialisasikan Konseling di Lima RSUD Ibu Kota

Baca juga: Pandemi Covid-19, Permohonan Transfusi Plasma Konvalesen di PMI DKI Jakarta Meningkat 200 Persen

"Kalau swab antigen masih didiskusikan dimana harus dari laboratorium yang kredibel sehingga masih kami susun laboratorium mana yang kredibel," jelasnya.

Penyintas Covid-19 yang bisa mendonorkan plasma konvalesennya ialah minimal usia 18 tahun dan maksimal 60 tahun.

Pendonor juga harus bisa membuktikan PCR positif Covid-19 dan PCR negatif Covid-19 minimal dua pekan setelah tertular dan maksimal tiga bulan setelah tertular.

Diprediksi, waktu dua pekan hingga tiga bulan tertular Covid-19 jadi waktu terbaik tubuh memproduksi antibodi.

"Sebab apabila melewati batas tiga bulan biasanya antibodi mulai melemah," terangnya.

Syarat lainnya ialah pendonor harus laki-laki atau perempuan yang belum pernah hamil.

Pendonor juga harus dalam keadaan sehat seperti tidak memiliki kolestrol atau komorbid tidak terkontrol lainnya.

"Nantinya hasil plasma konvalesen pendonor akan kami saring lagi. Hanya plasma berwarna kuning cerah yang kami ambil sebab itu artinya plasmanya sehat," tuturnya.

Sosiasilasikan Konseling

Pihak PMI DKI Jakarta dorong sosialisasi donor plasma konvalesen.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved