Breaking News:

Liga 1 2021

Dalam Proses Penguatan, Fulback Madura United Andik Rendika Rama Berpeluang Tampil di Liga 1 2021

Fullback Madura United, Andik Rendika Rama, berpeluang tampil di Liga 1 2021 yang kabarnya akan digelar pada akhir Agustus nanti.

Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
pssi.org
Andik Rendika Rama sedang jalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23 di Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, MADURA - Fullback Madura United, Andik Rendika Rama, berpeluang tampil di Liga 1 2021 yang kabarnya akan digelar pada akhir Agustus nanti.

Pemain asal Gresik, Jawa Timur, itu nyaris absen di Liga 1 2021 jika digelar pada 10 Juli lalu.

Sebab, dia harus masuk meja operasi untuk menyembuhkan cederanya.

Kini, kondisi pemain bernomor punggung 6 itu semakin membaik .

"Kalau kian lama kompetisi yang masih akan diputar, kemungkinan hingga Rendika Rama bisa sudah main, maksudnya sudah sembuh,” kata Fisioterapi Madura United, Rudiyus Suseno, dikutip dari madurautd.com.

Rudi panggilan akrab Rudiyus Suseno berujar bahwa kondisi Andik terus meningkat usai jalani operasi.

Operasi dilakukan, karena terdapat tulang Andik yang tumbuh di bagian kaki.

Pekan ini, tengah masuk fase penguatan.

Proses penguatan dibantu oleh Rudi.

Baca juga: Fullback Madura Fadillah Nur Rahman Dapatkan Inspirasi dari Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci

Baca juga: Fullback Madura Fadillah Nur Rahman Dapatkan Inspirasi dari Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci

Baca juga: Muhammad Yusuf Zulfikar Dokter BFC Sepakat Dengan Dokter Tirta yang Ingin Kompetisi Kembali Bergulir

"Sekarang, sedang fase penguatan. Tidak lama lagi, In Shaa Allah sudah pulih. Iya, sedikit menghilangkan trauma juga,” kata Andik.

Senada dengan Rendika Rama, winger Madura United Haris Tuharea yang masuk meja operasi lantaran terbekap cedera juga sudah mulai masuk fase penguatan.

Bahkan, sejatinya dia sudah direncanakan bergabung dengan Madura United di Jakarta, 30 Juni lalu.

Namun sehari sebelumnya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru mengumumkan secara resmi Liga 1 2021 ditunda.

Jadi Inspirator

Di sisi lain, perhelatan Piala Eropa 2020 telah berakhir dan Timnas Italia keluar sebagai juaranya.

Penyelenggaraan Piala Eropa 2020 bertepatan dengan masih tertudanya penyelenggaraan kompetisi Liga 1 2021 akibat semakin tingginya kasus positif Covid-19 di Tanah Air.

Sehingga, seluruh klub peserta Liga 1 2021 meliburkan pemainnya.

Hal itu dimanfaatkan para pemain sepak bola di Indonesia untuk menyaksikan turnamen sepak bola terbesar di benua biru tahun ini.

Salah seorang pemain yang turut menyaksikan Piala Eropa 2020 adalah fullback Madura United, Fadillah Nur Rahman.

Pemain berusia 20 tahun itu mengaku bisa memetik banyak pelajaran selama menonton Piala Eropa 2020.

Dia mendapatkan inspirasi dari bek tangguh Italia, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci .

Baca juga: Striker Persija Taufik Hidayat Curi Ilmu dari Harry Kane dan Federico Chiesa Selama Piala Eropa 2020

Baca juga: Dari Euro 2020, Jordi Alba Menuntaskan Urusan Rumah Tangga dengan Melamar Romarey Ventura

Baca juga: Verratti dan Jessica Aidi Menyusul Bernardeschi dan Veronica Gelar Nikah Usai Pesta Euro 2020

"Saya banyak belajar pada kedua pemain tersebut. Apalagi, mereka satu posisi dengan saya,” kata Fadillah.

Fadillah berujar bahwa kesuksesan Italia menjuarai Piala Eropa 2020 berkat peran penting Chiellini dan Bonucci.

Menurut Fadillah, Chiellini dan Bonucci menjadi tembok pertahanan yang sangat kokoh bagi Italia.

Semua lawan sangat sulit melewati kedua pemain tersebut.

“Kesuksesan Italia tahun ini berkat mereka berdua juga. Saya banyak belajar dari mereka, baik dari skill dan teknik bertahan yang baik,” ujar Fadillah.

Fadillah menerangkan bahwa , sosok Chiellini yang jadi kapten Italia menunjukkan jiwa kepemimpinan yang sangat baik.

Terlebih ketika Italia menghadapi Inggris di partai final, dia tidak hentinya selalu memberikan semangat terhadap rekan-rekannya di atas lapangan.

“Ia sosok panutan di atas lapangan, semoga suatu saat saya seperti dia,” terang Fadillah.

Fadillah juga terkesan dengan Bonucci.

Meski umurnya sudah tidak muda lagi, namun dia selalu bekerja keras menjaga gawang Italia agar tidak kebobolan dari gempuran lawan.

"Spirit Bonucci luar biasa. Itu juga yang menjadi catatan pribadi buat saya,” pungkas mantan punggawa Timnas Indonesia itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved