Penertiban UEA Vaksin Covid-19 Pfizer, WHO Libatkan BPOM AS Hingga Agensi Obat Eropa
Proses penerbitan EUA mengikuti pakem yang sebelumnya telah ditetapkan oleh WHO, Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat
Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Agus Himawan
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech.
Kepala BPOM Penny Lukito mengatakan dengan penerbitan EUA terhadap Pfizer-BioNTech akan menambah jenis vaksin Covid-19 yang selama ini digunakan di Indonesia.
“Kami menyampaikan berita baik untuk satu jenis vaksin lagi agar bisa digunakan di Indoensia. Kami menerbitkan EUA vaksin yang diproduksi Pfizer dan BioNTech dengan platform mRNA,” ungkap Penny, saat jumpa pers virtual, Rabu (15/7/2021).
Proses penerbitan EUA mengikuti pakem yang sebelumnya telah ditetapkan oleh WHO, Badan Pengawas Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA), hingga Agensi Obat Eropa (EMA).
“BPOM juga telah melakukan proses evaluasi keamanan Pfizer bersama Komite Nasional Penilai Obat, ITAGI, dan berbagai klinisi terkait dalam satu tim evaluasi vaksin,” kata dia.
Baca juga: Polisi Berlakukan Penutupan Total Jalan Fatmawati dan Antasari, Nakes Tidak Diperbolehkan Melintas
Baca juga: Lyodra Kenalkan Album Solo Perdana Berjudul Lyodra, Libatkan Banyak Musisi Ternama, Siapa Saja?
Penny mengatakan perluasan cakupan vaksinasi harus dilakukan supaya dapat segera keluar dari Covid-19. Sehingga jenis vaksin juga ditambah demi mencapai target tersebut.
“Sesuai tugas kami dalam pengawasan obat, agar masyarakat masyarakat mendapatkan akses vaksin Covid-19 sesuai dengan ketentuan waktu dan standar yang dipersyaratkan,” katanya.
Adapun standar yang dimaksud mengacu pada aspek mutu, keamanan, dan khasiat vaksin Covid-19. Penny menegaskan hal tersebut merupakan prioritas yang harus dijaga oleh BPOM.
Dengan diterbitkannya EUA untuk vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech maka ada lima jenis vaksin di Indonesia. Empat jenis vaksin Covid-19 tersebut Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/vaksin-virus-corona-produksi-pfizer.jpg)