Breaking News:

Berita Bekasi

Gawat, Kabupaten Bekasi Alami Krisis Kepemimpinan, Tidak Punya Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda

Dalam rapat tersebut, DPRD Kabupaten Bekasi mempertanyakan mekanisme pengisian jabatan yang kosong di Kabupaten Bekasi.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
Warta kota
ILUSTRASI --- Asisten Daerah (ASDA) 1, Yana Suyatna bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti menggelar rapat koordinasi dengan seluruh Camat di Gedung Pemkab Bekasi, pada Selasa (22/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG --- Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sedang mengalami krisis kepemimpinan.

Pasalnya, posisi Bupati Bekasi kosong setelah Eka Supria Atmaja selaku bupati meninggal dunia terpapar corona, pada Minggu (11/7/2021).

Selain itu, posisi Wakil Bupati Bekasi juga kosong.

Padahal jika ada wakilnya sesuai aturan maka yang dia akan menggantikan posisi bupati.

Kondisi itu diperparah dengan posisi Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga kosong setelah ditinggal pensiun oleh Uju selaku Sekda.

Posisi sekda sementara diisi oleh pelaksana harian (Plh) Sekda Herman Hanafi yang juga menjabat sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi.

Atas kondisi itu, saat ini DPRD Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar rapat bersama melalui zoom meeting untuk membahas kekosongan jabatan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Bekasi, Rabu (14/7/2021) kemarin.

Dalam rapat tersebut, DPRD Kabupaten Bekasi mempertanyakan mekanisme pengisian jabatan yang kosong di Kabupaten Bekasi.

"Mereka (Pemprov Jabar) mengeluarkan kebijakan Plh Bupati, tapi mereka belum konsultasi dengan Kemendagri, terus kenapa mereka meminta rapat dengan kita ya?," Kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Novi Yasin.

Dalam rapat virtual tersebut, kata Novi, nampak dari pihak Pemprov Jabar menginginkan agar yang menjabat Bupati Bekasi kelak bakal diisi oleh birokrat.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved