Selasa, 5 Mei 2026

Virus corona

Dua Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Sangat Cukup untuk Masyarakat

Dua dosis vaksin bagi masyarakat, ditegaskan Wiku sangat cukup dalam membentuk kekebalan individu yang bisa bertahan bulanan hingga tahunan.

Tayang:
Warta Kota/Ramadhan LQ
Program mobil vaksinasi Covid-19 keliling di Kantor Lurah Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (14/7/2021). 

Wartakotalive.com, Jakarta - Juru Bicara (Jubir) Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan para tenaga kesehatan (Nakes) akan menerima booster vaksinasi ketiga dalam waktu dekat menggunakan vaksin Moderna dari Amerika Serikat.

Lantas apakah masyarakat juga perlu menerima booster?

Wiku menjelaskan bahwa masyarakat belum perlu mendapatkan booster vaksinasi ketiga seperti Nakes.

Dua dosis vaksin bagi masyarakat, ditegaskan Wiku sangat cukup dalam membentuk kekebalan individu yang bisa bertahan bulanan hingga tahunan.

"Tapi bagi masyarakat umum, saat ini dua kali dosis vaksin sudah sangat cukup untuk membentuk kekebalan individu. Karena studi ilmiah menunjukkan rata-rata antibodi pada populasi dapat bertahan dalam jangka waktu bulanan bahkan tahunan," ujar Wiku, dalam konferensi pers di Youtube, Kamis (15/7/2021).

Dia juga menjawab pertanyaan mengenai Vaksin Sinovac yang dianggap tak ampuh dalam menangkal varian-varian baru, termasuk varian Delta.

Pertanyaan itu dilontarkan karena tidak sedikit orang yang tetap terpapar virus corona, bahkan banyak Nakes gugur meskipun sudah mendapat vaksinasi dengan Sinovac.

Wiku mengatakan bahwa studi ilmiah telah membuktikan vaksin Covid-19 merek apapun, tak terkecuali Sinovac, memiliki kemampuan meredam tingkat keparahan gejala Covid-19.

"Dalam hal ini WHO menyatakan bahwa keberadaan vaksin Covid-19 masih penting terutama dalam meminimalisir gejala yang ditimbulkan," jelas Wiku.

Selain itu, Wiku mengatakan vaksinasi berperan penting meminimalkan munculnya varian baru.

Dia mengutip hasil penelitian terhadap 1,8 juta genome virus Covid-19 dari 183 negara di seluruh dunia.

Penelitian tersebut membuktikan bahwa pasien yang sudah mendapat suntikan vaksin dan kemudian terkonfirmasi positif Covid-19, memperlihatkan adanya penurunan peluang mutasi.

"Salah satu studi dari 1,8 juta genome virus Covid-19 dari 183 negara menyatakan, bahwa pasien yang sudah divaksin dan positif melihat adanya penurunan mutasi yang terjadi. Oleh karena itu vaksinasi juga berperan penting dalam meminimalisir munculnya varian baru," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jubir Satgas Covid-19: Dua Kali Dosis Vaksin Sudah Sangat Cukup untuk Masyarakat Umum

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved