Breaking News:

Pencairan BST

Dinsos Kota Tangsel Minta PT Pos Perbanyak Titik Penyaluran Dana BST Satu Lokasi 100 Orang Penerima

"Kita memastikan koordinasi dengan PT Pos, agar PT Pos memperbanyak titik-titik salur. Kemudian di titik salur itu harus dibagi gelombang

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Kepala Dinas Sosial Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman, mengatakan pihak Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sedang berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia terkait penambahan titik penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST).  

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG --- Pihak Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sedang berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia terkait penambahan titik penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST)

Menurut Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Wahyunoto Lukman, hal itu dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan yang terjadi bagi penerima BST tersebut. 

"Kita memastikan koordinasi dengan PT Pos, agar PT Pos memperbanyak titik-titik salur. Kemudian di titik salur itu harus dibagi gelombang. Jangan sekaligus, misalnya di titik salur itu ada 100 orang penerima. Nah itu harus dibagi perjamnya. Dari jam 8 hingga 9 sekian orang, atas nama siapa saja," kata Kadinsos Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman, saat dikonfirmasi Kota Tangsel, Kamis (15/7/2021).

Wahyu menuturkan agar tersampainya target kepada para penerima BST, pihaknya bakal melakukan pengawasan saat penyaluran dilaksanakan. 

Kata ia, pengawasan dilakukan untuk menghindari salah sasaran kepada penerima BST yang juga termasuk sebagai program Jaringan Pengaman Sosial penanggulangan pandemi covid-19.

"Kita monitor, karena kita juga berkepentingan untuk memastikan jumlahnya dan ketepatan sasaran. Biasanya kan masih ada data-data yang tidak tepat sasaran. Itu akan dikoordinasikan, Dinsos monitor, itu akan bisa di cancel," pungaksnya.

Sementara itu hingga saat ini pihak Dinsos Kota Tangsel mengakui masih menunggu keputusan akan pencairan dana BST. 

Pasalnya, hingga saat ini tak ada tanda-tanda pencairan dana BST yang diinformasikan Kementerian Sosial kepada pihak Dinsos Kota Tangsel. 

"Untuk waktunya sampai dengan saat ini kita belum terkonfirmasi secara pasti dihari apa, tanggal berapa mulai. Itu sedang kita koordinsikan," pungkasnya.

Pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebut pihaknya belum dapat memastikan pencairan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat.

Kepala Dinsos Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu kepastian pencairan dana BST yang termasuk pada program Jaring Pengaman Sosial Pandemi Covid-19 dari Kementerian Sosial (Kemensos). 

"Untuk waktunya sampai dengan saat ini kita belum terkonfirmasi secara pasti dihari apa, tanggal berapa mulai. Itu sedang kita koordinasikan," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Kamis (15/7/2021). 

Wahyu menuturkan BST tersebut merupakan program pencairan pada tahap V dan VI dengan nominal Rp 300.000.

Sehingga para penerima bantuan dapat menerima iuran BST dengan nominal sebesar Rp 600.000.

Baca juga: Biar Cepat Sembuh, Petugas Puskesmas Bagikan Paket Obat untuk Warga yang Isolasi Mandiri di Rumah

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved