Breaking News:

Berita Daerah

Derita Anak-cucu Pejuang Kemerdekaan yang Terusir dari Tanah Kelahirannya

Derita Anak-cucu Pejuang Kemerdekaan yang Terusir dari Tanah Kelahirannya. Mereka menuntut hak mereka dikembalikan negara

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Spanduk penolakan pengosongan perumahan ex Hotel Yuliana yang dilakukan Kodam II Sriwijaya di Jalan kartini, Talang Semut, Kota Palembang Sumatera Selatan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengosongan paksa perumahan ex Hotel Yuliana yang dilakukan Kodam II Sriwijaya di Jalan kartini, Talang Semut, Kota Palembang Sumatera Selatan pada 16 Juni 2021 disesalkan warga.

Mereka yang merupakan anak-cucu keluarga besar pejuang kemerdekaan itu meminta keadilan atas tanah keluarga yang telah ditinggali selama puluhan tahun.

Menurut pengakuan salah satu warga yang terusir, perumahan yang terdiri dari 34 unit rumah itu sudah ditinggali sejak tahun 1985.

Rumah tersebut diwariskan dari ayah mereka merupakan pejuang 45 yang tinggal sejak masa pendudukan Jepang tahun 1946.

Warga ex Hotel Yuliana ini mengaku menyayangkan tindakan penertiban tersebut.

"Bagaimana nasib kami yang terusir dari rumah keluarga?," ujar warga dihubungi pada Kamis (15/7/2021).

"Di mana rasa kemanusiaan dengan kami yang tinggal puluhan tahun dan sudah membayar PBB? membangun rumah ini dari yang dulu bagunan semi permanen,” tambahnya.

Baca juga: Warga Kayuringin Jaya Kota Bekasi Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Massal di 3 Lokasi Berbeda

Warga juga mengeluhkan nasib anak-anak mereka yang dikhawatirkan mengalami trauma.

Sebab, eksekusi pengosongfan rumah secara langsung disaksikan anak-anak.

Mereka pun diungkapkan sempat ketakutan dan menangis melihat banyaknya aparat TNI yang diterjunkan.

Baca juga: Pemerintah Mulai Salurkan Paket Obat Gratis untuk Isolasi Mandiri

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved