Breaking News:

Virus Corona Jakarta

Tekan Angka Kasus Positif Covid-19 di Ibu Kota, Pemprov DKI Tingkatkan 3T serta Vaksinasi Massal

Tekan Angka Kasus Positif Covid19 di Ibu Kota, Pemprov DKI Tingkatkan 3T serta Vaksinasi Massal. Hal tersebut disampaikan Wagub DKI, Ahmad Riza Patria

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dwi Rizki

WARTAKOTALIVE.COM, JAGAKARSA - Terus melonjaknya kasus covid-19 di Ibu Kota diantisipasi Pemprov DKI Jakarta dengan meningkatkan 3T, mulai dari testing, tracing, dan treatment.

Selain itu tes PCR sesuai dengan standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) yang didampingi Plt Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji saat meninjau pelaksanaan mobil vaksinasi keliling di Kantor Lurah Cipedak pada Rabu (14/7/2021).

Dipaparkannya, kasus covid-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa pekan belakangan.

Berdasarkan data terhimpun, kasus virus corona tercatat ada sebanyak 12.182 pada Selasa (13/7/2021), menurun dari sehari kasus sebelumnya yang mencapai 14.619 kasus baru. 

“Pemprov DKI Jakarta meningkatkan 3T (testing, tracing, dan treatment),” ujar Ariza di Kantor Lurah Cipedak pada Rabu (14/7/2021). 

“Alhamdulillah, kami sudah 20 kali dari standar yang diminta WHO terkait pelaksanaan tes PCR,” lanjutnya.

Baca juga: Sepekan Jelang Idul Adha 1442 H, Ribuan Hewan Kurban di Jakarta Utara Dinyatakan Sehat

Ariza berharap dengan ditingkatkannya 3T dapat memutus penyebaran Covid-19, sekaligus menurunkan angka kasus positif di DKI Jakarta.

“Mudah-mudahan dengan demikian kita lebih cepat mengetahui titik titik penyebaran, identifikasi masalah,” kata Ariza.

“Sehingga dilaksanakan contact tracing dan treatment. Dengan demikian kita bisa mempercepat proses penyembuhan,” lanjutnya.

Baca juga: Kolaborasi dengan Seniman Komedi, Sandiaga Uno: Ciptakan Imunitas, Lapangan Kerja & Harapan

Ariza menambahkan berbagai fasilitas kesehatan juga ditingkatkan, mulai dari rumah sakit, laboratorium, oksigen, vitamin, obat-obatan, tempat tidur, ruang ICU hingga tenaga kesehatan. 

“Tapi semuanya tidak berarti tanpa dukungan masyarakat dan disiplin masyarakat. Tetap berada di rumah, laksanakan protokol kesehatan, melaksanakan PPKM Darurat,” ucap Ariza. (m31)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved