Breaking News:

Liga 1

Sudjarno Direktur Operasional PT LIB Akan Bayarkan Hak Komersial Buat Klub Liga 1 dan Liga 2

Hal itu diberikan sebagai bentuk kompensasi dari penundaan kompetisi yang seharusnya digelar pada tanggal 9 Juli kemarin.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Umar Widodo
liga-indonesia.id
Sudjarno Direktur Operasional PT LIB akan memberikan uang kompensasi hak komersial kepada klub Liga 1 dan Liga 2 yang besarannya masih dihitung untuk tiap klubnya 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Operator kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2, PT Liga Indonesia Baru (LIB) bakal memberikan hak komersial kepada tim Liga 1 dan Liga 2 di bulan Juli ini.

Hal itu diberikan sebagai bentuk kompensasi dari penundaan kompetisi yang seharusnya digelar pada tanggal 9 Juli kemarin.

“Iya benar kami akan memberikan hak komersial kepada para tim baik Liga 1 maupun Liga 2 di bulan Juli ini. Hak komersial ini kami berikan sebagai kompensasi dari penundaan kompetisi,” kata Sudjarno.

Lebih lanjut, saat ditanya besaran hak komersial yang bakal diberikan kepada klub-klub, Sudjarno belum mengetahui pastinya berapa.

“Untuk masalah jumlah, nanti biar direktur bisnis (PT LIB) yang memberikan jumlahnya atau jika tidak biar nanti klub saya yang memberitahukan jumlah hak komersial tersebut,” jelasnya.

Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani
Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani (Instagram)

Sebelumnya, Sekretaris Umum (Sekum) Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani meminta kepada pengelola Liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk bisa memahami keperluan klub-klub.

Pasalnya, menurut Rahmat penundaan hingga 20 Juli mendatang atau bahkan diperpanjang membuat klub-klub membutuhkan dana tambahan lagi.

“Ya kita mau tidak mau harus terima (Liga ditunda-red), kemudian PSSI dan PT LIB harus membicarakan kompensasi kepada klub-klub, jadi itu saja,” kata Rahmat saat dihubungi Tribunnews beberapa hari lalu.

“Yang penting sekarang PSSI dan PT LIB memahami bahwa penundaan ini kan kita mengalami kerugian, bahwa PT LIB juga tidak menghendaki penundaan ini ya kita sama-sama pahami, tapi kan kita harus bicara soal bisnis klub, soal kerugian klub nanti di managers meeting atau dipertemukan selanjutnya kita harus membicarakan hal itu,” jelasnya.

Baca juga: Tidak Ingin Adanya Penundaan Kompetisi Lagi, PT LIB dan PSSI akan Ajukan Rencana Liga ke Pemerintah

Baca juga: Kompetisi Masih Ditunda, PT LIB Pastikan Beri Hak Komersial Bulan Juli ke Klub Liga 1 dan Liga 2

Baca juga: Liga 1 2021 Diundur, Pelatih Tira Igor Nikolayevich Kriushenko Minta PSSI & PT LIB Punya Sikap Tegas

Untuk saat ini, Rahmat meminta kepada PT LIB agar kiranya bisa mengeluarkan subsidi tahap pertama yang dijadwalkan diberikan pada 1 Juli.

Besaran subsidi Rp 400 juta itu dikatakannya bisa membantu Persiraja dalam melakoni pesiapan.

“Menyangkut kompensasi, harusnya besok kita sudah terima tahap pertama kan per 1 Juli. Nah paling tidak kita menuntut itu bisa dipenuhi dulu sama LIB sehingga bisa menutupi klub berdarah-darah selama ini kan, besaran tahap pertama itu kalau tidak salah 400 juta, kalau itu saja bisa dikeluarkan, itu bisa membantu klub loh, kita bisa bernafas lagi, kan sekarang ini susah kita,” jelasnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved