Breaking News:

Liga 1 2021

Kompetisi Masih Ditunda, PT LIB Pastikan Beri Hak Komersial Bulan Juli ke Klub Liga 1 dan Liga 2

Operator kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2, PT Liga Indonesia Baru bakal memberikan hak komersial kepada tim Liga 1 dan Liga 2 di bulan ini.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
liga-indonesia.id
Sudjarno Direktur Operasional PT LIB 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Operator kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) bakal memberikan hak komersial kepada tim Liga 1 dan Liga 2 di bulan Juli ini.

Hal itu diberikan sebagai bentuk kompensasi dari penundaan kompetisi.

“Iya benar, kami akan memberikan hak komersial kepada para tim baik Liga 1 maupun Liga 2 di bulan Juli ini. Hak komersial ini kami berikan sebagai kompensasi dari penundaan kompetisi,” kata Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno, dikutip dari Tribunnews.com.

Saat ditanya besaran hak komersial yang bakal diberikan kepada klub-klub, Sudjarno belum mengetahui pastinya berapa.

“Unutk masalah jumlah, nanti biar direktur bisnis (PT LIB) yang memberikan jumlahnya atau jika tidak biar nanti klub saya yang memberitahukan jumlah hak komersial tersebut,” ujar Sudjarno.

Sebelumnya, Sekretaris Umum (Sekum) Persiraja Banda Aceh, Rahmat Djailani, meminta kepada PT LIB untuk bisa memahami keperluan klub-klub.

Baca juga: Ahmad Bustomi Positif Covid-19, Direktur Operasional PT LIB Sudjarno Minta Klub Memerketat Prokes

Baca juga: Jelang Liga 1 Digelar, Direktur Operasional PT LIB Sudjarno Terus Memantau Perkembangan Covid-19

Baca juga: Direktur Operasional PT LIB Sudjarno Berencana Memajukan Kick-off Liga 1 2021 Menjadi 9 Juli 2021

Pasalnya, menurut Rahmat penundaan hingga 20 Juli mendatang atau bahkan diperpanjang membuat klub-klub membutuhkan dana tambahan lagi.

"Ya, kami mau tidak mau harus terima (Liga ditunda-red), kemudian PSSI dan PT LIB harus membicarakan kompensasi kepada klub-klub, jadi itu saja,” kata Rahmat.

“Yang penting, sekarang PSSI dan PT LIB memahami bahwa penundaan ini kan kami mengalami kerugian. Bahwa PT LIB juga tidak menghendaki penundaan ini ya kami sama-sama pahami. Tetapi, kami harus bicara soal bisnis klub, soal kerugian klub nanti di managers meeting atau dipertemukan selanjutnya kita harus membicarakan hal itu,” jelas Rahmat.

Untuk saat ini, Rahmat meminta kepada PT LIB agar kiranya bisa mengeluarkan subsidi tahap pertama yang dijadwalkan diberikan pada 1 Juli.

Besaran subsidi Rp 400 juta itu dikatakannya bisa membantu Persiraja dalam melakoni pesiapan.

“Menyangkut kompensasi, harusnya besok kami sudah terima tahap pertama kan per 1 Juli. Nah paling tidak kami menuntut itu bisa dipenuhi dulu sama PT LIB, sehingga bisa menutupi klub berdarah-darah selama ini kan, besaran tahap pertama itu kalau tidak salah Rp 400 juta. Kalau itu saja bisa dikeluarkan. Itu bisa membantu klub loh, kita bisa bernafas lagi, kan sekarang ini kita sedang susah," paparnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved