Breaking News:

Kisah Suami Istri Pensiunan Sekolah, PIlih Hidup di Tengah Hutan Tanpa Tetangga, Ini Alasannya

Pasutri di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara, Edi Suharto dan Peni telah berusia senja memilih menghabiskan sisa umur di tengah hutan.

Editor: Mohamad Yusuf
Khoirul Muzaki/TribunJateng
Pasutri di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara, Edi Suharto dan Peni. Mereka yang telah berusia senja memilih menghabiskan sisa umur di tengah hutan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kisah sepasang suami istri, Edi Suharto dan Peni di Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara menarik perhatian publik.

Pasalnya, di usia senjanya, kini pensiunan di sebuah sekolah itu justru hidup di tengah hutan.

Bahkan, di tengah hutan itu Edi dan Peni benar-benar hidup menyendiri tanpa tetangga.

Tak hanya itu, karena berada di tengah hutan rumah mereka juga tidak mendapatkan aliran listrik.

Lalu bagaimana kehidupan Edi dan Peni di tengah hutan?

Simak selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

Sebuah rumah kayu berdiri kokoh di atas hamparan tanah hutan, Desa Prigi Kecamatan Sigaluh, Banjarnegara.

Di atas rumah itu adalah hutan lindung yang jarang dijamah warga.

Akses menuju rumah itu jelas bukan jalan pemerintah, melainkan jalan setapak untuk lalu lintas petani ke kebun atau hutan.

Butuh perjuangan keras untuk mencapai rumah itu. Jalannya masih berbatu, banyak tanjakan dan kelokan tajam. Pastinya, tidak semua pengendara punya nyali untuk melintasinya.

Hawa sejuk langsung terasa saat menapaki halaman rumah tua itu. Sunyi langsung menghampiri. Keheningan menyambut. Tidak terdengar suara warga bergema.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved