Breaking News:

Covid19 Bekasi

Rahmat Effendi Ungkap Angka Covid di Kota Bekasi Tembus 5.232 Kasus dalam Sepekan

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengungkapkan kasus virus Covid-19 di wilayahnya tak terkendali, meski upaya keras dilakukan.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Rangga Baskoro
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan kasus Covid-19 di wilayahnya semakin banyak, dalam sepekan tercatat 5.232 orang yang terpapar virus berbahaya itu. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Perkembangan lonjakan Covid-19 di Kota Bekasi semakin mengkhawatirkan.

Terlihat dari temuan Pemkot Bekasi yang mengindikasi kasus baru sebanyak 5.232 temuan selama sepekan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan angka tersebut didapat setelah tes swab antigen beserta PCR yang dilakukan di setiap puskesmas dan Stadion Patriot Candrabhaga.

Baca juga: Dokter Lois Mengaku Penyataan Ngawur Soal Covid Tak Berdasarkan Riset, Hanya Opini Pribadi

"Angka tersebut ditemukan setelah pemerintah melakukan tes Covid-19 masal, kemudian didapatkan warga yang dinyatakan rekatif atau positif Covid-19, kebanyakan masyarakat Bekasi diserang virus corona melalui pernapasan," kata Rahmat saat dikonfirmasi, Selasa (13/7/2021).

Berdasarkan data Pemkot Bekasi, total kasus kumulatif pada saat ini sudah menyentuh angka 65.204 kasus sejak awal pandemi, Maret 2020, hingga hari ini. 

Saat ini, warga Bekasi yang tengah menjalani perawatan baik isolasi mandiri maupun di rumah sakit terdapat sebanyak 3.866 orang.

Untuk kesembuhan yang sudah tembus 60.475 orang. Sedangkan angka kematian Covid-19 tercatat sudah sebanyak 863 orang.

Padahal pada pekan lalu, angka terkonfirmasi positif hanya sebanyak 59.972 kasus, sehingga Pemkot Bekasi sudah mencatat sebanyak 5.232 temuan kasus Covid-19 baru selama sepekan kemarin dan hari ini.

Baca juga: Ade Yasin Terperangah Kasus Harian Covid-19 di Kabupaten Bogor Mencapai 597 Orang

Rahmat menegaskan pihaknya terus berupaya dalam menanggulangi lonjakan temuan Covid-19, di mana unsur masyarakat diharapkan bisa turut aktif memantau dan melaporkan temuan kasus kepada kelurahan. 

Program RW Siaga diminta untuk terus menerus dilakukan mengingat saat ini kembali terjadi lonjakan kasus Covid-19 dan meminta agar petugas puskesmas dan masyarakat bisa lebih bijak saat merujuk dan menentukan pasien yang haru dilarikan ke rumah sakit.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved