Breaking News:

PON Papua

Menpora Zainudin Amali: Keputusan PON Papua Ada Atau Tanpa Penonton Bakal Diumumkan September

tersZainudin Amali mengatakan untuk kepastian penonton PON Papua diputuskan pada September mendatang, melihat situasi pandemi Covid-19

Penulis: Abdul Majid | Editor: Umar Widodo
Kemenpora.go.id
Menpora Zainudin Amali belum memutuskan apakah PON Papua boleh ada penonton apa tidak hingga bulan September nanti 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Peningkatan pandemi Covid-19 yang kini tengah melanda Indonesia membuat pemerintah bekerja keras untuk bisa mengatasinya, salah satunya dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Tak ayal, beberapa sektor pun turut terdampak dengan adanya program itu.

Begitu juga dengan PON Papua yang hingga kini belum bisa ditentukan bakal disaksikan penonton langsung atau tidak.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan untuk kepastian tersebut bakal diputuskan pada September mendatang, melihat situasi pandemi Covid-19 dan memaksimalkan proses vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di sekitar venue dan penginapan PON Papua.

“Hal lain tadi jug dibahas dalam rapat apakah nanti ada penonton atau tidak itu nanti kana diputuskan September keputusannya seperti apa,” kata Menpora Amali dalam konferensi pers, Selasa (13/7/2021).

“Kita harap pandemi ini segera akan tertangani dan makin menurun angkat penularanya sehingga penyelenggaraan PON dan Peparnas bisa jalan dengan baik, PON 2-15 oktober dan Peparnas 2-15 november. Itu yang penting dan tadi sudah dibahas di rapat terbatas kabinet dan juga kemarin, kemarin kami melakukan rapat koordinasi,” jelas Menpora Amali.

Apabila keputusan PON nanti bisa disaksikan penonton secara langsung, Menpora Amali memastikan penonton yang hadir di Stadion harus sudah divaksin.

Sebaliknya, jika kondisi belum memastikan penyelenggaraan dihadiri penonton, pihaknya bakal memaksimalkanagar pertandingan-pertandingan PON dapat disaksikan langsung melalui TVRI, RRI atau streaming.

“Ya, soal penonton nanti akan kita siapkan segala sesuatunya. Apakah ada penonton atau tidak. Kalau akhirnya diputuskan ada penonton terbatas karena situasi Covid mereda maka yang utama penonton itu harus sudah divaksin. Itu lah sebabnya vaksinasi masyarakat di sana itu akan ditingkatkan, dan Agustus ini sudah bisa tervaksin. Jadi sistemnya seperti apa akan kita lihat lagi,” jelas Menpora Amali.

“Kalau siaran pertandingan pastinya sama seperti PON sebelumnya, lembaga Penyiaran pemerintah itu akan liputan dan informasikan kepada masyarakat yang tidak sempat datang itu ada TVRI dan RRI. Soal streaming dan sebagainya itu sedang disiapkan oleh panitia,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved