Berita Nasional

RESMI! Indonesia Turun Kelas Jadi Negara Berpenghasilan Menengah ke Bawah, Setara dengan Timor Leste

Negara Indonesia turun kelas jadi negara berpenghasilan menengah ke bawah, yang sebelumnya berpenghasilan menengah.

Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com
Ilustrasi: Sebutan Indonesia menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah atau lower middle Income ini diumumkan langsung oleh Bank Dunia, melalui situs resminya per 1 Juli 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Diresmikan Bank Dunia yang dalam laporannya menyebut Indonesia turun kelas.

Negara Indonesia turun kelas jadi negara berpenghasilan menengah ke bawah, yang sebelumnya berpenghasilan menengah.

Sebutan Indonesia menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah atau lower middle Income ini diumumkan langsung oleh Bank Dunia, melalui situs resminya per 1 Juli 2021.

Adanya pengumuman ini membuat langkah Indonesia menjadi negara maju terhambat, karena penurunan kelas ekonomi.

Baca juga: Dampak PPKM Darurat, Laju Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurun, Gubernur Bank Indonesia: 3,8 Persen

Baca juga: Imbas PPKM Darurat, Bank Indonesia Sebut Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi hanya 3,8 Persen pada 2021

Baca juga: Warga di Kawasan Elit Jual Murah Rumah Mewah, Gara-gara Ekonomi Melemah? 

Menurut keterangan Bank Dunia, hal tersebut disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang berdampak pada ekonomi Indonesia.

Pandemi Covid-19 yang terjadi selama hampir 1,5 tahun lebih ini telah membuat Indonesia dilanda krisis hebat.

Indonesia harus berulang kali melakukan uapaya pencegahan Covid-19, yang berakibat pada penurunan sektor pendapatan dan ekonominya.

Sehingga ini membuat penurunan pendapatan, hingga turun kelas menjadi negara menengah ke bawah.

Laporan resmi Bank Dunia juga mencatat tak hanya Indonesia yang mengalaminya.

Beberapa negara lain seperti Iran, dan Samoa, juga mengalami kondisi yang sama dengan indonesia.

Menurut data yang dihimpun Bank Dunia, Indonesia mengalami penurunan pendapatan atau Gross National Income (GNI).

Pendapatan nasional bruto Indonesia tahun lalu sekitar 4.050 dollar AS per kapita (Rp58 juta) menjadi 3.979 dollar AS (Rp57 juta) per kapita.

Posisi Indonesia ini kini setara dengan, negara Asia Tenggara lainnya seperti Timor Leste, Myanmar, Kamboja, Papua Nugini.

Mereka memiliki GNI, di bawah 1.800 dollar (Rp26 juta) per kapita.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved