Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Tim Bulu Tangkis Indonesia Jalani Karantina Mandiri Selama 4 Hari Setelah Tiba di Jepang

Saat ini mereka sedang menjalani karantina mandiri selama empat hari sebagai bagian dari peraturan protokol kesehatan yang berlaku di Jepang.

Editor: Umar Widodo
Humas PBSI
Rombongan tim bulu tangkis Indonesia sudah tiba di Jepang dan sekarang menjalani karantina mandiri selama 4 hari sebelum beraktifitas disana 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tim Bulu tangkis Indonesia yang akan berlaga di ajang Olimpiade Tokyo 2020 sudah tiba di Prefektur Kumamoto untuk training camp pada Jumat (9/7/2021).

Saat ini mereka sedang menjalani karantina mandiri selama empat hari sebagai bagian dari peraturan protokol kesehatan yang berlaku di Jepang.

Dilansir dari laman resmi PBSI, selama berada di masa karantina, tim Indonesia belum diperbolehkan menjalani latihan terbuka. Tes saliva yang digelar setiap hari pun dilakukan di kamar masing-masing.

"Kondisi tim di Kumamoto semuanya alhamdulillah dalam keadaan sehat, saat ini masih istirahat dan baru saja menjalani tes swab kedua", ujar Iwan Hermawan, Kasubid Pengembangan Sports Science yang juga pelatih fisik tim bulutangkis Indonesia.

"Saat masa karantina ini kita latihan di kamar masing-masing. Sekarang sedang menunggu hasil swab dan mudah-mudahan hasilnya negatif jadi sore ini kita bisa latihan," lanjutnya.

Untuk menjaga kondisi kebugaran para atlet, Iwan memberikan instruksi untuk melakukan latihan ringan di kamar masing-masing.

"Saya memberikan latihan latihan stretching untuk membantu memulihkan otot-otot yg lelah selama perjalanan dan memperlancar peredaran darah. Selain itu, saya berikan latihan conditioning dengan gerakan-gerakan senam dengan metode tabata untuk menjaga konsisi daya tahan otot dan cardiovascular mereka," jelas Iwan.

Baca juga: Menpora Zainudin Amali Ubah Target Olimpiade dari Perolehan Medali Menjadi Perbaikan Peringkat

Baca juga: Rionny Mainaky Kabid Binpres PBSI Ungkap Alasan Membawa 4 Atlet Sparring ke Olimpiade Tokyo

Baca juga: Tunggal Putri Gregoria Mariska Tunjung Akui Sempat Kurang Percaya Diri Hadapi Olimpiade Tokyo 2020

"Semua latihan saya share di grup yang ada dalam bentuk video instruksional karena kita tidak diperbolehkan kontak dengan yg lain, selama menunggu hasil swab kedua ini. Dengan komunikasi yang baik dan penjelasan yang saya berikan dengan pelatih teknik, para atlet saya yakin mereka punya tanggung jawab untuk melaksanakan latihan ini sehingga kondisi mereka akan bisa terjaga," ungkap Iwan.

Iwan Hermawan, Kasubid Pengembangan Sports Science yang juga pelatih fisik tim bulutangkis Indonesia.
Iwan Hermawan, Kasubid Pengembangan Sports Science yang juga pelatih fisik tim bulutangkis Indonesia. (Humas PBSI)

Lebih lanjut, Iwan berharap tim Indonesia sudah bisa menjalani latihan sore nanti.

"Saya berharap tim sudah bisa latihan di lapangan sore ini sehingga kita punya waktu yang cukup 12-13 hari menjelang Olimpiade nanti," tutur Iwan.

"Tapi bila terjadi kondisi harus isolasi selama tiga sampai empat hari ke depan maka program latihannya dibuat variatif tapi dengan volume dan intensitas yang disesuaikan menuju fase kompetisi," kata Iwan menutup pembicaraan.

Tim bulutangkis Indonesia direncanakan menjalai training camp di Prefektur Kumamoto selama 10 hari. Sebelum nantinya terbang kembali ke Tokyo untuk masuk ke perkampungan atlet dan berlaga di pesta olahraga terakbar seantero dunia Olimpiade.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved