Breaking News:

Kabar Tokoh

Profil Mayjen TNI Richard TH Tampubolon, Komandan Koopsgabssus, Kabarkan Penyergapan Teroris Poso

Ini profil Koopsgabssus Tricakti Mayjen TNI Richard TH Tampubolon yang baru saja mengabarkan anak buahnya berhasil menewaskan 2 anggota teroris Poso

Editor: Wito Karyono
Web TNI
Komandan Komando Operasi Khusus (Dankoopssus) TNI Mayjen TNI Richard TH. Tampubolon saat memimpin Apel Gelar Pasukan Latihan Penanggulangan Anti Teror (Lat di Pelabuhan JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11/2020). Ia baru saja mengabarkan anggotanya lumpuhkan dua anggota teroris Poso. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ini profil Koopsgabssus Tricakti Mayjen TNI Richard TH Tampubolon yang baru saja mengabarkan anak buahnya berhasil menewaskan 2 anggota teroris Poso dalam sebuah operasi senyap.

Mereka melumpuhkan para anggota teroris di Pegunungan Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, Minggu (11/7/2021).

"Dipastikan berhasil menewaskan dua orang kelompok teroris Poso dalam penyergapan yang belangsung di Pegunungan Tokasa, Desa Tanah Lanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah," kata Panglima Koopsgabssus Tricakti Mayjen TNI Richard T.H. Tampubolon dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip Kompas TV.

Baca juga: TNI Lumpuhkan 2 Anggota Teroris Poso, 3 Orang Lainnya Kabur ke Hutan dengan Darah Berceceran

Baca juga: Moeldoko: Yang Terjadi di Poso Bukan Persoalan Agama

Ia menambahkan bahwa proses penyergapan itu dipimpin oleh Lettu Inf David Manurung yang berasal dari satuan Kopassus.

Mereka hanya beranggotakan sebanyak lima orang saat melakukan aksi pelumpuhan tersebut.

"Setelah dengan sabar serta cermat mengendus bekas-bekas jejak yang ditinggalkan kelompok MIT sejak tanggal 7 Juli 2021 yang lalu," ujarnya.

Tim Tricakti mendekati markas kelompok MIT secara senyap dan kerahasiaan tinggi merayap ke sasaran sejak pukul 22.00 WITA.

"Akhirnya pada jarak sekitar 5 meter dari posisi Camp terlihat samar dalam kegelapan ada beberapa orang kelompok MIT sedang istirahat."

Baca juga: Kereta Api Komuter Hanya Layani Pekerja Perkantoran Sektor Esensial dan Kritikal, Ini Penjelasannya

Ia menyebut, saat penyergapan terdapat lima orang di lokasi.

Namun, tiga orang di antaranya, juga disebut terduga teroris dari kelompok Poso, melarikan diri ke dalam hutan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved