Breaking News:

Petugas Pungli Rp4 Juta untuk Kubur Jenazah Covid-19, Ridwan Kamil: Sudah Dipecat, Diperiksa Polisi

Petugas makam tersebut meminta uang Rp4 juta kepada beberapa keluarga yang hendak memakamkan jenazah pasien Covid-19.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
(Ilustrasi) Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menindaklanjuti kasus pungutan liar (pungli) di TPU Cikadut Bandung. Petugas makam yang melakukan pungli di TPU Cikadut itu kini telah dipecat dan diperiksa polisi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menindaklanjuti kasus pungutan liar (pungli) di TPU Cikadut Bandung.

Petugas makam yang melakukan pungli di TPU Cikadut itu kini telah dipecat dan diperiksa polisi.

Pasalnya, petugas makam tersebut meminta uang Rp4 juta kepada beberapa keluarga yang hendak memakamkan jenazah pasien Covid-19.

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

"Terkait berita pungli pemakaman yang terjadi Cikadut ini, oknum-oknum tersebut sudah langsung dipecat dan sekarang diperiksa oleh kepolisian," tulis Ridwan Kamil dalam akun Instagram-nya @ridwankamil pada Minggu (11/7/2021).

"Oknum-oknum tersebut ternyata melakukan modus ini tidak hanya kepada non muslim namun kepada keluarga jenazah covid yang muslim juga," tambahnya.

Ridwan Kamil menyebut bahwa pemakaman pasien Covid-19 tidak dipungut biaya karena semua petugas sudah dibayar bulanan oleh Pemkot/kabupaten sebagai instansi pengelola.

"Kami memohon maaf atas dinamika yang terjadi di lapangan, karena seharusnya hal ini tidak terjadi," katanya..

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Pemkot Bandung melalui Wakil Wali Kota agar memperbaiki dan meningkatkan pengawasan terkait pemakaman Covid-19 di wilayahnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang.

"Juga arahan yang sama juga disampaikan kepada kota kabupaten lainnya agar memastikan pelayanan kepada publik harus optimal dan tidak berbayar. Hatur nuhun," jelasnya.

Baca juga: Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Bisa Diunduh di Pedulilindungi.id, Begini Caranya

Baca juga: SIAPAKAH Doni Salmanan, Viral Sawer Reza Arap Rp1 Miliar saat Live Streaming Games? Ini Sosoknya

Baca juga: PROFIL Harmoko, Sosok yang Minta Soeharto Mundur, Meniti Karir Jurnalis, Politisi, hingga Menteri

Pungut Rp4 Juta

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved