Breaking News:

Covid19 Banten

Wahidin Halim Intruksikan Pemantauan Pengendalian Alkes dan Obat-obatan untuk Penanganan Covid-19

Gubernur Banten Wahidin Halim instruksikan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk melakukan pengendalian alkes dan obat Covid.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
istimewa
Gubernur Banten Wahidin Halim menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pengendalian dan pengawasan pada alkes dan obat-obatan Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim instruksikan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk melakukan pemantauan dan pengendalian ketersediaan obat-obatan, vitamin, sembako, serta distribusi alat kesehatan termasuk oksigen untuk penanganan kasus Covid-19.

Hal itu tertuang dalam Instruksi Gubernur Banten Nomor 18 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pemantauan dan Pengendalian Ketersediaan Obat-obatan, Vitamin dan Sembako, serta Distribusi Alat Kesehatan Termasuk Oksigen dalam Penanganan Virus Corona Disease 2019 di Wilayah Provinsi Banten tanggal 7 Juli 2021.

Baca juga: Agus Gumiwang Perkuat Industri Alkes Dalam Negeri lewat Kebijakan Penggunaan Produk Buatan Lokal

Kepala OPD yang diinstruksikan untuk melakukan pemantauan dan pengendalian adalah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Banten, dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Banten.

"Para Kepala OPD diinstruksikan untuk mengoptimalkan pemantauan dan pengendalian harga obat-obatan, vitamin dan sembako, serta ketersediaan dan distribusi alat kesehatan termasuk oksigen dalam penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Banten," ungkap pria yang akrab disapa WH, Jumat (9/7/2021).

Dalam melakukan pemantauan dan pengendalian sebagaimana dimaksud, mereka berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dan dapat mengikutsertakan instansi sebagaimana diatur dalam Instruksi Menteri dan Instruksi Gubernur.

Baca juga: Soal Kasus Kelangkaan Oksigen dan Obat Covid-19, Kejati DKI: Identifikasi sedang Berjalan

"Juga melakukan koordinasi dengan Instansi Pemerintah, Industri Farmasi dan Perum Bulog serta lembaga pemerintah maupun non pemerintah dalam mengoptimalkan ketersediaan dan keterjangkauan obat-obatan, vitamin, oksigen, dan sembako," katanya.

Lalu melaporkan hasil pemantauan dan pengendalian kepada Gubernur Banten. Instruksi Gubernur Banten ini dikeluarkan dengan memperhatikan meningkatnya kasus Covid-19, keterpakaian tempat tidur/Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit rujukan Covid-19, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved