Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat, Polisi Klaim Volume Kendaraan di Pos Penyekatan Pamulang Menurun hingga 70 Persen

PPKM Darurat, Polisi Klaim Volume Kendaraan yang melintas di Pos Penyekatan Pamulang Menurun hingga 70 Persen. Berikut Selengkapnya

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Suasana di Pos Penyekatan Pamulang, Jalan M Toha, tepatnya depan Terminal Bus Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan pada Jumat (9/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, PAMULANG - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat lewat penyekatan di seluruh perbatasan Ibu Kota secara langsung menurunkan jumlah volume kendaraan di wilayah DKI Jakarta.

Hal tersebut seperti yang terjadi di Pos penyekatan Pamulang, Jalan M Toha, tepatnya depan Terminal Bus Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan.

Kapolsek Pamulang, Kompol Sujarwo mengatakan penurunan volume kendaraan di hari ke 7 ini dibanding hari ke 4 sebelumnya atau Senin (5/7/2021) mencapai sekitar 70 persen.

"Volume kendaraan yang melintas saat PPKM Darurat hari ini terpantau dari Arah Bogor, Sawangan, Depok ke arah Pamulang, relatif menurun volume jumlah kendaraannya sekitar 70 persen," kata Sujarwo pada Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Sosok Jenazah yang Ditemukan Hangus di Cisauk Diduga Polisi Seorang Wanita Muda Berusia 20 Tahun

Menurutnya, langkah penyekatan yang dilakukan pihaknya menyadarkan masyarakat untuk tetap berada di rumah.

"Kami amati dengan penyekatan dan kendaraan diputarbalikan membuat masyarakat agak sadar untuk patuh PPKM darurat," kata Sujarwo.

Menurutnya pengendara motor dan mobil yang melewati di depan posko penyekatan, dengan cara memeriksa identitas berupa KTP pengendara serta menanyakan keperluan.

"Bila tidak sesuai ketentuan PPKM darurat, maka kami putarbalikkan ke arah Sawangan atau Bojongsari, Depok atau ke arah Parung, Bogor," kata Sujarwo.

Baca juga: Pecat Anak Buah karena Nongkrong, Anies : Rombongan yang Tidak Berdedikasi Silakan Keluar Barisan

"Dengan penyekatan ini, harapannya ke depan, masyarakat semakin sadar akan ketentuan PPKM Darurat ini," katanya.

Ia meminta warga yang tidak terlalu perlu dan berkepentingan agar tidak keluar rumah dahulu. 

"Mari kita sama-sama berperan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap di rumah dulu sementara ini," katanya.

Baca juga: Identitas Sudah Diketahui, Polisi Minta Penyerang Anggota Polsek Cilandak Segera Menyerahkan Diri

Dalam penyekatan kali ini, kata Sujarwo personil gabungan yang diturunkan sebanyak 25 orang dipimpin Kanit Lantas AKP Bambang serta Iptu Gede Suartana.

Sujarwo berharap apa yang dilakukan dalam rangka PPKM darurat ini, bisa menurunkan penyebaran Covid 19.

"Kami juga lakukan imbauan agar masyarakat disiplin 5M dan khusus, kali ini untuk mengurangi mobilitas dan di rumah saja hingga tanggal 20 Juli," katanya. (bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved