Virus Corona Jabodetabek

Kasus Covid-19 Naik, RS Premiere Jatinegara Terapkan 3T untuk Jaga Mutu dan Kualitas Layanan Nakes

RS Premier Jatinegara ditetapkan Pemprov DKI Jakarta sebagai rumah sakit rujukan Covid-19. Penerapan 3T nakes agar mutu dan kualitas layananan terjaga

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Kasus Covid-19 Naik, RS Premiere Jatinegara Terapkan 3T untuk Jaga Mutu dan Kualitas Layanan Nakes. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus Covid-19 naik, RS Premiere Jatinegara terapkan 3T untuk jaga mutu dan kualitas layanan nakes.

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini adalah kondisi kedaruratan atau bencana global. Peningkatan jumlah kasus yang terus meningkat tajam beberapa minggu terakhir. di DKI Jakarta.

Hal ini tentunya akan berimbas pada pelayanan RS, terutama masalah ketersediaan tenaga kesehataan (Dokter & Perawat), keterbatasan sarana dan prasarana, juga logistik obat – obatan yang menunjang pelayanan kepada pasien.

RS Premier Jatinegara telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid- 19 melalui SK Gubernur No. 987/ 2020 tanggal 28 September 2020.

Menghadapai lonjakan kasus Covid 19 yang cukup tinggi kali ini, juga menjadi suatu tantangan tersendiri bagi RS Premier Jatinegara selain untuk mengelola pasien terinfeksi di Ruang rawat isolasi khusus , namun pada saat yang sama juga mengelola penyebaran infeksi Covid-19 di kalangan nakes yang bertugas menangani pasien, di Zona Merah tersebut.

Baca juga: Langgar PPKM Darurat Siap-siap Kena Denda Ratusan Ribu, Pengusaha: Kurang Sosialisasi

Menanggapi pemberitaan yang beredar sehubungan dengan 148 nakes positif Covid-19 di RS Premier Jatinegara, diklarifikasi oleh dr.Levina Avissa selaku manajer operasional RSPJ.

Levina Avissa menyatakan bahwa angka tersebut adalah angka kumulatif jumlah nakes yang masih menjalani karantina rumah baik dalam penyembuhan Covid-19 atau pun hasil contact traccing.

RS Premier Jatinegara , tidak hanya menerapkan protokol khusus untuk pelayanan pasien Covid 19,  namun juga melakukan pengawasan dan evaluasi ketat untuk protokol proteksi nakes yang bekerja di zona resiko tinggi.

Pihaknya melakukan 3T (Testing, Telusur dan Terapi) kepada nakes / karyawan yang bergejala. termasuk apabila riwayat kontak dari luar RS pun diminta untuk isolasi.

Baca juga: RS Premiere Jatinegara Jakarta Miliki Sentra Pemulihan PascaCovid-19 Berbasis Kebutuhan Pasien

Data ini masuk dalam data surveillance RS yang dimonitoring dan evaluasi ketat setiap hari oleh manajemen dan tim pengendalian infeksi di RS“

"Kami akan langsung mengkarantina nakes yang bergejala ataupun dengan riwayat kontak termasuk kontak dari luar RS. Hal ini dari awal pandemi sudah kami lakukan, demi menjaga keselamatan pasien dan staff RS, juga menjaga kualitas pelayanan RS kepada pasien non Covid yang dilayani di RS Premier," ujar dr. Levina Avissa.

Selain itu RS Premier Jatinegara dalam mengelola kejadian infeksi didalam RS, diawasi oleh badan pengawas HICMR (Healthcare Infection Control Management Resources) , sehingga pengendalian infeksi di dalam RS sudah kami jalankan sebelum masa pandemi.

Bedanya saat ini ketika lonjakan kasus semakin tinggi, protokol yang diberlakukan semakin banyak dan pencatatan dan pelaporannya semakin sering.

 “Kita sudah terapkan system klaster / zonasi untuk memisahkan akses penerimaan pasien covid 19 dan pasien non Covid. Perawatan pasien covid pun kami rawat di instalasi khusus dengan tata kelola udara yang diatur sedemikian rupa agar tidak mencemari area lain didalam RS," tutur Ns.Taryudi Sarta, selaku Manajer Keperawatan RS Premier Jatinegara.

"Berikut juga tenaga kesehatan yang bertugas disana dikhususkan, dan semuanya memakai APD yang terstandard, sehingga apabila terjadi infeksi  dapat dilakukan telusur dan dapat segera di lokalisir penyebab infeksinya," tambahnya. 

Upaya yang dilakukan sebagai program Proteksi Tenaga Kesehatan di RS Premier Jatinegara yang sudah dilakukan antara lain : Screening PCR berkala sesuai dengan zona kerja, dan penetapan standard penggunaan APD sesuai Zona kerja.

Baca juga: BPJAMSOSTEK Rawamangun Berikan Sumbangan Ratusan APD untuk Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit

Kemudian pemberian Supplementasi tambahan ( Makanan & vitamin) untuk seluruh karyawan , Spiritual Support untuk seluruh nakes , Konseling dan bimbingan Psikologi khusus untuk tenaga kesehatan yang bekerja di zona beresiko.

Dr. Susan Ananda MARS, selaku Direktur RS Premier Jatinegara mengatakan, menghadirkan layanan kesehatan yang baik dan berkualitas, tentunya merupakan tantangan yang cukup besar saat ini terutama di masa pandemi dengan lonjakan kasus yang cukup tinggi seperti sekarang ini.

"Menghadapi pandemi berkepanjangan ini, RS Premier Jatinegara berkomitmen untuk tetap berupaya memberikan pelayanan yang maksimal dengan sumber daya dan prasarana yang kami miliki, bukan hanya untuk pasien Covid saja, namun juga pasien sembuh pasca covid yang masih memiliki masalah kesehatan lewat sentra pemulihan pascacovid yang sudah kami buka sejak 1 juli 2021," paparnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved