Breaking News:

Berita internasional

Donald Trump Gugat Twitter, Google, dan Facebook

Mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump menggugat Google, Twitter, dan Facebook terkait masalah pemblokiran akunnya.

AP/scmp.om
Mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump menggugat Google, Twitter, dan Facebook terkait masalah pemblokiran akunnya. 

Wartakotalive.com, Jakarta - Mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump menggugat Google, Twitter, dan Facebook terkait masalah pemblokiran akunnya.

Donald Trump menyebut dirinya adalah korban dari penyensoran, BBC melaporkan.

Gugatan itu juga menargetkan tiga CEO perusahaan tersebut.

Donald Trump diblokir dari akun media sosialnya sejak Januari lalu akibat kerusuhan di Capitol.

Trump dianggap memprovokasi pendukungnya untuk melakukan penyerangan, termasuk membagikan isu yang tidak berdasarkan fakta.

Pada Rabu (7/7/2021), Donald Trump menyebut gugatannya itu merupakan "perkembangan yang sangat indah untuk kebebasan berbicara."

Dalam konferensi pers dari resor golfnya di Bedminster, New Jersey, Trump mencerca perusahaan media sosial dan Demokrat, yang dia tuduh mendukung informasi yang salah.

"Kami menuntut diakhirinya shadow-banning, penghentian pembungkaman, dan penghentian daftar hitam, pelarangan, dan penghapusan yang Anda ketahui dengan baik," katanya.

Gugatan itu meminta perintah pengadilan untuk mengakhiri dugaan penyensoran.

Trump menambahkan jika mereka dapat melarang seorang presiden, maka "mereka dapat melakukannya kepada siapa pun".

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved