Breaking News:

Virus Corona

BPJAMSOSTEK Rawamangun Berikan Sumbangan Ratusan APD untuk Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit

Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehaan di RS Pusat Otak Nasional (PON) Jakarta dan RS Omni Pulomas.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ahmad Sabran
istimewa
Penyerahan APD oleh BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Rawamangun kepada rumah sakit. 

WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta -- BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Kantor Cabang Jakarta Rawamangun melalui program Promotif dan Preventif menyumbangkan ratusan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehaan di RS Pusat Otak Nasional (PON) Jakarta dan RS Omni Pulomas.

Secara simbolis, bantuan APD tersebut diserahkan oleh Ahmad Satria Kautsar selaku Pejabat Pengganti Sementara (Pps) Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Rawamangun kepada Kepala Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) RS PON, Edi Suwarno dan Hijriani selaku Manajer Patient Doctor Service RS Omni Pulomas.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Dewi Manik Imannury selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Ervita Palupi selaku Case Manager BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun.

Dalam sambutannya, Ahmad mengatakan bahwa bantuan APD ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pihaknya yang dituangkan dalam kegiatan promotif preventif yang rutin digelar setiap tahunnya.

"Ini kedua kalinya kami berikan bantuan ratusan APD sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret 2020 lalu," ucap Ahmad di lokasi, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: RLC Kota Tangsel Tambah Sejumlah Tenda Darurat Pasien Covid-19, Kendalanya Tenaga Kesehatan Kurang

Baca juga: VIDEO Pabrik Konveksi di Sukapura Langgar PPKM Darurat, Belasan Karyawan Reaktif Covid-19

Baca juga: Rekor! 200 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Rorotan dalam Satu Hari

Dalam bantuan kali ini, Kautsar merinci, dari total 264 paket alat pelindung diri (APD) diserahkan sebanyak 150 paket APD kepada RS Pusat Otak Nasional dan 114 paket APD kepada RS Omni Pulomas.

"Harapan kami bantuan ini dapat membantu tenaga kesehatan dalam berjuang untuk mengobati para pasien. Semoga pandemi ini juga segera berakhir dan keadaan dapat kembali normal seperti sedia kala," katanya.

Kautsar melanjutkan, saat ini pihaknya terus berupaya meningkatkan digitalisasi pelayanan. BPJAMSOSTEK telah memiliki aplikasi terupdate dari BPJSTKU bernama JMO. Namun aplikasi ini masih dalam tahap uji coba internal. 

"Jadi apabila ada kecelakaan kerja, Bapak Ibu hanya perlu mengisi di aplikasi tersebut, nanti akan muncul rekomendasi RS PLKK dengan jarak radius 1 sampai dengan 5 km dari tempat kejadian," tutur Kautsar.

Manajer Patient Doctor Service RS Omni Pulomas, Hijriani dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada BPJAMSOSTEK atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada tenaga kesehatan.

"Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat untuk kami sebagai tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan dalam menghadapi pandemi ini. Semoga pandemi ini cepat berlalu sehingga tidak ada lagi korban jiwa yang berjatuhan," kata Hijriani. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved