Breaking News:

PPKM Darurat

Tukang Bubur Didenda Rp5 Juta, Pemilik Salon Didenda Rp3 Juta karena Melanggar PPKM Darurat di Jabar

Tukang bubur didenda Rp5 juta oleh Satgas Covid-19 Tasikmalaya karena melanggar PPKM darurat di Kota Tasikmalaya.

Editor: Mohamad Yusuf
Warta Kota/Muhammad Azzam
(ILustrasi) Petugas Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat masih menemuan pelaku usaha melanggar aturan PPKM Darurat. Endang (40) seorang tukang bubur didenda Rp5 juta saat berjualan di kaki lima simpang Jalan Galunggung-Jalan Gunung Sabeulah, Tasikmalaya, Jawa Barat.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Endang (40) seorang tukang bubur didenda Rp5 juta saat berjualan di kaki lima simpang Jalan Galunggung-Jalan Gunung Sabeulah, Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Tukang bubur didenda oleh Satgas Covid-19 Tasikmalaya karena melanggar PPKM darurat di Kota Tasikmalaya.

Tukang bubur itu pun diberikan denda setelah sidang digelar oleh hakim Pengadilan negeri.

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya merazia kedai bubur milik Endang yang merupakan salah satu tempat kuliner terkenal di Kota Tasikmalaya.

Selain karena melebihi batas waktu yang telah ditentukan, juga kedapatan melayani pembeli makan di tempat.

Endang si tukang bubur pun diwajibkan mengikuti persidangan tindak pidana ringan (tipiring) di Taman Kota, Selasa (6/7) dengan menghadirkan hakim dari Pengadilan Negeri Kota Tasikmalaya, Abdul Gofur. 

Dalam pemeriksaan persidangan antara hakim dan Endang, terungkap terjadi pelanggaran aturan PPKM darurat. Endang pun mengakuinya.

Abdul Gofur akhirnya memvonis Endang dengan hukuman denda Rp 5 juta atau kurungan selama lima hari.

Hukuman tersebut berdasarkan Perda Pemprov Jabar nomor 5 tahun 2021 tentang ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, meminta warga kota mematuhi aturan dalam PPKM darurat.

"Yang melanggar ternyata didenda cukup tinggi. Ini harus menjadi perhatian warga kota. Patuhilah aturan PPKM darurat," ujar Doni.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved