Breaking News:

Covid19

Tingginya Permintaan Masyarakat, Stok Obat-obatan dan Vitamin di Apotek Bekasi Cepat Habis

"Kayak obat-obat antibiotik buat flu, khususnya buat Covid sama vitamin yang pesat (pembelinya)," kata Ema di lokasi, Rabu (7/7/2021)

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Apotek Rizal di Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, dikunjungi banyak warga yang mencari obat dan vitamin, Rabu (7/7/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI TIMUR --- Di masa pandemi Covid-19 yang masih melonjak angkanya, keberadaan apotek yang menjual obat-obatan dan vitamin kini banyak dicari masyarakat.

Seperti terjadi di Apotek di Jalan Mayor Oking, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Apotek ini ramai dikunjungi banyak masyarakat yang hendak berburu obat-obatan penyembuh penyakit flu dan vitamin

Seorang pegawai Apotek Rizal, Ema, menjelaskan, pembeli mulai memburu obat dan vitamin sejak lonjakan kasus Covid pada awal Juni 2021 lalu.

"Kayak obat-obat antibiotik buat flu, khususnya buat Covid sama vitamin yang pesat (pembelinya)," kata Ema di lokasi, Rabu (7/7/2021)

Ada pun jenis obat yang paling banyak dicari warga di tengah pandemi adalah obat seperti avigan, flumuicil, dan zitrolin.

Sedangkan kapsul maupun pil vitamin yang sering diburu yakni yang mengandung vitamin C dan D.

Ema mengatakan stok obat selalu tersedia, namun cepat habis lantaran tingginya permintaan masyarakat untuk membeli obat-obatan tersebut.

"Stok selalu ready, tapi selalu diburu jadi cepat habis juga, kadang-kadang dalam beberapa hari kita kosong karena diserbu (pembeli), terus juga karena pasokan dari sana (distributor) kadang-kadang ada yang cepat dikasi, ada yang belum," ungkapnya.

Meski obat-obatan kini diburu warga, apotek tempatnya bekerja tak serta merta menaikan harga.

Untuk harga obatnya sendiri, yang paling mahal bisa mencapai Rp 650 ribu per satu setrip isi 10 tablet.

"Yang beli masyarakat umum, saat ini lagi keadaan kaya begini banyak yang, mungkin yang belum (kena covid) beli buat jaga-jaga, tapi kalau lagi begini ya itulah yang beli buat yang kena Covid," tutur Ema.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Kemenkes Siapkan Kebutuhan Oksigen Hingga 2.200 Ton Tiap Hari

Baca juga: Beroperasi Saat PPKM Darurat, Dua Perusahaan di Kawasan MM2100 Cikarang Disegel

Baca juga: Berani Laporkan Perusahaan Pelanggar PPKM Darurat, Pemprov DKI Jamin Kerahasiaan Identitas Karyawan

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved