Breaking News:

Luhut Ancam Razia Gudang Perusahaan Obat yang Mainkan Harga, Susi Pudjiastuti: Kok Dikasih Tahu

Susi mengkritik terkait rencana Luhut akan merazia gudang perusahaan obat-obatan apabila dalam tiga hari tidak menurunkan harga.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
KOMPAS/ HENDRA A SETYAWAN
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengkritik rencana Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan. Yaitu terkait rencana Luhut akan merazia gudang perusahaan obat-obatan apabila dalam tiga hari tidak menurunkan harga. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengkritik rencana Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Yaitu terkait rencana Luhut akan merazia gudang perusahaan obat-obatan apabila dalam tiga hari tidak menurunkan harga.

Susi mengkritik rencana Luhut melalui akun Twitter-nya @susipudjiastuti pada Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Covid-19, Sejumlah Artis Dikabarkan Mulai Jual Mobil dan Rumah

Baca juga: Susu Bear Brand Mahal dan Langka di Pasar, Ini Tanggapan Nestle 

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Isi Ulang Tabung Oksigen di Bekasi

"Razia kok kasih tahu 3 hari lagi .. ya bisa dipindah dan diumpetin ... masa razia dikasih tahu," tulisnya.

Diberitakan sebelumnya Luhut mengancam akan merazia gudang perusahaan obat-obatan apabila dalam tiga hari tidak menurunkan harga.

Ancaman Luhut selaku penanggungjawab pelaksanaan PPKM Darurat tersebut disampaikan menyusul melambungnya harga obat-obatan karena melonjaknya permintaan di tengah darurat Covid-19. 

"Saya tekankan apabila dalam tiga hari kedepan kami masih mendapatkan harga-harga obat cukup tinggi atau terjadi kelangkaan maka kami akan mengambil langkah langkah tegas dengan merazia seluruh gudang-gudang mereka," kata Luhut dalam Konferensi pers virtual, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Bisa Diunduh di Pedulilindungi.id, Begini Caranya

Baca juga: SIAPAKAH Doni Salmanan, Viral Sawer Reza Arap Rp1 Miliar saat Live Streaming Games? Ini Sosoknya

Baca juga: PROFIL Harmoko, Sosok yang Minta Soeharto Mundur, Meniti Karir Jurnalis, Politisi, hingga Menteri

Purnawirawan Jenderal TNI tersebut mengaku sudah mengidentifikasi gudang-gudang perusahaan yang sengaja mempermainkan harga tersebut.

Ia berjanji akan menindak tegas bila perusahaan mengabaikan peringatannya tersebut.

"Jadi paling lambat saya ulangi hari rabu, jadi Kamis tidak boleh terjadi kelangkaan. kita jangan diatur oleh orang-orang yang serakah. Saya tekankan hal ini. saya tekankan hal ini. Dan kita harus tindak tegas dan kita sudah peringatkan dan tidak mendengarkan peringatan kita, kita akan tindak tegas," katanya.

Baca juga: Berikut Daftar Biaya Kuliah S1 Jalur Mandiri UI, UIN Jakarta, UNJ dan IPB

Baca juga: Biadab! Nenek Usia 71 Tahun Sedang Sakit Stroke Dirudapaksa Pria di Sultra

Baca juga: CATAT! Ini Keuntungan dan Sanksi Militer Jika Pasukan Komcad Melanggar Aturan 

Luhut mencontohkan harga obat Ivermectin yang harganya melambung menjadi puluhan hingga ratusan ribu per lembarnya, padahal harga aslinya di bawah 10 ribu.

"Saya melihat misalnya ivermectin sampai dihargai beberapa puluh ribu padahal sebenarnya harganya di bawah Rp10.000 dan sudah ada marginnya di sana itu. Jadi semua Saya minta agar masuk akal," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menteri Luhut Ancam Razia Gudang Perusahaan Obat yang Mainkan Harga di Tengah Darurat Covid-19
Penulis: Taufik Ismail

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved