Breaking News:

PPKM Darurat Tangerang

Akibat Penyekatan PPKM Darurat Sebanyak 7.000 Kendaraan Diputar Balik di Tangerang

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengungkapkan ada sekitar 7.000 kendaraan yang diputar baik karena melanggar PPKM Darurat

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Akibat Penyekatan PPKM Darurat Sebanyak 7.000 Kendaraan Diputar Balik di Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Petugas Dishub Kota Tangerang sedang memberi penjelasan kepada pengendara terkait PPKM Darurat.

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Mobilitas pengendara, pada hari kelima Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, di wilayah Kota Tangerang, masih terlihat tinggi.

Kondisi itu terlihat pada jalur penyekatan Jalan Daan Mogot, Batu Ceper, Kota Tangerang, Rabu (7/7/2021). 

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengungkapkan tercatat, selama empat hari kemarin, sudah sekitar 7.000 lebih kendaraan diputar balikan. 

Baca juga: Langgar PPKM Darurat, Lurah Pancoran Mas Sebar 1.500 Undangan Pesta Pernikahan di Rumah

“Tidak pilah-pilih, semua kendaraan yang tidak sesuai aturan kita putar balikan. Sudah lebih dari 7.000-an kendaraan kita putar balik. Didominasi kendaraan pribadi roda empat dan roda dua. Khususnya, di penyekatan Jalan Daan Mogot, Batu Ceper,” ungkapnya. 

Ia pun menjelaskan, masih tingginya mobilitas kendaraan, didasari dengan berbagai alasan. Berangkat bekerja pun menjadi alasan yang mendominasi. 

Namun, dirinya menegaskan jajaran Kepolisian dan Forkopimda berkomitmen untuk terus melakukan penyaringan secara ketat di jalur penyekatan yang sudah ditentukan. 

“Kebanyakan alasan pengendara adalah bekerja. Tapi sesuai aturan yang sudah ditetapkan, alasan bekerja itu terus kita saring secara ketat. Seperti sektor non esensial dan kritikal yang harus 100 persen work from home dan mereka semua kita putar balikan,” ucapnya.

Diketahui, pada jalur penyekatan PPKM Darurat, 24 jam 150 petugas gabungan dikerahkan secara bergilir.

Mulai dari Polri, TNI, Satpol PP hingga Dishub terus mengawasi dan menindak para pelanggar aturan. 

Baca juga: Polisi Mulai Siapkan Sanksi Tegas Bagi Pelanggar PPKM Darurat 

“Tak pernah lelah, kami terus mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang. Terlebih, para perusahaan sektor non esensial dan kritikal, agar mematuhi aturan pemerintah, yang mewajibkan work from home 100 persen,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved