Breaking News:

PPKM Darurat Jakarta

Wali Kota Jakarta Utara Minta Petugas Gabungan Kenakan Sanksi Berat pada Pelanggar PPKM Darurat

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim meminta kepada petugas untuk memberikan sanksi tegas kepada para pelanggar protokol kesehatan (prokes).

Wali Kota Jakarta Utara Minta Petugas Gabungan Kenakan Sanksi Berat pada Pelanggar PPKM Darurat
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Forkopimko Jakarta Utara memantau jalannya Operasi Penegakan Disiplin PPKM Darurat di Jakarta Utara, Senin (5/7/2021).

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim meminta kepada petugas untuk memberikan sanksi tegas kepada para pelanggar protokol kesehatan (prokes).

Pasalnya sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah jauh jauh hari dilakukan demi menekan jumlah kasus Covid-19 yang belakang meningkat drastis. 

Baca juga: Sembuh dari Covid-19 Wahidin Halim Langsung Sidak PPKM Darurat di Banten

"Informasi aturan PPKM Darurat ini sudah masif digaungkan. Sekarang saatnya tindakan tegas dan humanis dilakukan," tuturnya, Senin (6/7/2021) malam.

Ali juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang sudah mematuhi prokes selama PPKM Darurat serta memberi semangat bagi mereka yang isolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit. 

"Sanksi tegas disiplin prokes ini juga sebagai upaya menghormati warga yang sudah taat prokes," sambung Ali.

Hanya saja Ali mengingatkan kepada para petugas agar tetap mengutamakan sisi humanis pada saat melakukan penindakan terhadap para pelanggar prokes saat PPKM Darurat. 

"Humanis perlu tapi penting juga kita berikan ketegasan kepada mereka pelanggar prokes," tegas Ali. 

Baca juga: Titik Penyekatan di Jakbar Diperluas, Wali Kota Perintahkan Sekat Wilayah Kembangan dan Joglo Raya

Pada kesempatan itu Ali bersama dengan unsur Forkopimko Jakarta Utara juga memantau Operasi Penegakan Disiplin PPKM Darurat di Jakarta Utara yang digelar pada Senin (5/7/2021) malam.

Petugas memberikan sanksi teguran tegas hingga penghentian sementara kegiatan terhadap toko hingga pedagang non esensial dan kritikal yang masih beroperasi melewati pukul 20.00 WIB.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved