Breaking News:

Berita Video

VIDEO : Dua Remaja Lima Kali Terkena Razia Masker Dimarahin Wali Kota Tangsel

Dua remaja terjaring dalam operasi yustisi penegakan aturan protokol kesehatan. Ternyata mereka sudah berkali-kali terkena razia

Penulis: Rizki Amana | Editor: Alex Suban
Rizki Amana
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menghukum para pelanggar penggunaan masker di perempatan Duren, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (5/7/2021) malam 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Bintang (17) dan Rizal (17) warga Tangerang Selatan sudah lima kali terkena razia masker, namun tak kapok juga.

Pada Senin (5/7/2021) dua pemuda ini terjaring razia penggunaan masker di kawasan Perempatan Duren, Ciputat, Kota Tangsel.

Simak Video Berikut

Kali ini Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie turun langsung menggelar Operasi Yustisi bersama personal gabungan di sejumlah titik wilayah kerjanya.

Dalam operasi tersebut, Benyamin pun sempat memarahi sejumlah warganya yang tak memakai masker saat melakukan operasi di Perempatan Duren, Sawah Lama, Ciputat.

Baca juga: Tak Pakai Masker dan Mengaku Keponakan Jenderal, Remaja di Serpong Ini Dihukum Push Up

Baca juga: PERHATIAN! Naik KRL Kini Wajib Gunakan Dobel Masker Selama Masa PPKM Darurat

Kepada Bintang dan Rizal, para petugas menghukum mereka dengan sanksi sosial berupa push up 25 kali.

Setelah menjalani push up, Wali Kota Beyamin Davnie memberikan masker dan menyampaikan wejangan.

"Dek bulan ini baru empat hari yang meninggal karena covid-19 di Tangsel sudah 162. Coba berapa itu sehari?. Jadi jangan ditambah lagi, cuman diminta pakai masker tertib, jangan berkerumun. Jangan kalian yang lalai orang lain yang kena," tegas Ben kepada para pelanggar yang didapatinya itu

Baca juga: Puluhan Pengendara Diputarbalik di Pos Batu Ceper, Kedapatan Tak Pakai Masker Didenda Rp 50 Ribu

Baca juga: Anies Ingatkan Para Siswa untuk Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

Sementara itu, Bintang (17) bersama Rizal (17) yang kedapatan tak memakai masker mengaku tak memakai masker karena lokasi yang ditujunya dekat dengan kediamannya. 

Mereka beralasan akan ke ATM Bank untuk mengambil uang.

Para pemuda ini lun mengaku kapok kerap terjaring Operasi Yustisi terkait penertiban Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

Pasalnya, mereka mengaku telah lima kali terjaring Operasi Yustisi akibat tak memaki masker saat beraktifitas di luar rumah. 

"Kapok sudah lima kali kena razia masker. Karena kita enggak bawa masker gitu," ungkap Bintang. 

Adapun Operasi Yustisi itu berlanjut ke sejumlah jalan utama wilayah Kota Tangsel dan menyasar kepada sejumlah warung kajan yang masih menerima pelayanan makan di tempat. (m23) 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved