Breaking News:

PON Papua

Muhamad Arif Pelatih Tim Bola Tangan PON DKI Jakarta Terpaksa Merubah Program Latihan Akibat PPKM

Para atlet dibekali program latihan mandiri yang telah disusun ulang oleh tim kepelatihan yang disesuaikan dengan kondisi saat ini

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Umar Widodo
Warta Kota/Rafsanzani Simanjorang
Suasana latihan tim bola tangan putri DKI Jakarta persiapan menghadapi PON Papua XX bulan Oktober mendatang 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Program latihan tim bola tangan PON DKI Jakarta jadi berantakan akibat aturan PPKM Darurat yang sedang diterapkan oleh pemerintah karena tingginya kasus Covid-19 di Jawa-Bali.

Akibat aturan tersebut Dispora DKI Jakarta harus menutup fasilitas gedung olahraga yang biasa digunakan untuk latihan hingga tanggal 20 Juli ini.

Tim pelatih akhirnya meminta para atlet bola tangan PON DKI Jakarta untuk sementara berlatih mandiri di rumah.

Para atlet dibekali program latihan mandiri yang telah disusun ulang oleh tim kepelatihan yang disesuaikan dengan kondisi saat ini.

Muhamad Arif pelatih tim bola tangan PON DKI Jakarta harus merubah program latihan karena adanya PPKM Jawa-Bali
Muhamad Arif pelatih tim bola tangan PON DKI Jakarta harus merubah program latihan karena adanya PPKM Jawa-Bali (Istimewa)

Pelatih tim bola tangan PON DKI Jakarta, Muhamad Arif menjelaskan, pihaknya telah merombak program dan setelan awal rencana timnya. 

"Program kami jadi acak-acakan nih, dan ini menjadi PR berat kami di tim kepelatihan. Kalau dibilang merugikan pastilah, karena kami sudah mengatur pemusatan latihan di bulan apa, uji coba di bulan apa, semuanya sudah di atur. Tetapi sekali lagi, ini bukan maunya kami, tetapi kondisi yang membuat seperti ini," ujar Arif kepada Warta Kota, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Yusmar Edi Manajer Tim Bola Tangan DKI Jakarta Meminta Pemainnya Berlatih Mandiri di Rumah

Baca juga: PPKM Darurat Diberlakukan, Tim Bola Tangan DKI Jakarta Terpaksa Berlatih Mandiri di Rumah Sendiri

Baca juga: Mohammad Mehdi Sadrae Pelatih Tim Putri DKI Jakarta, Tidak Mudah Bermain Bola Tangan

Tidak ingin larut dalam kekecewaan, Arif menjelaskan pihaknya fokus mencari solusi untuk menjaga performa dan semangat pemain bola tangantim PON DKI Jakarta.

Tak hanya itu, ia pun berharap agar para pemainnya tetap menjaga kondisi, dan mengurangi kontak langsung dengan orang banyak.

"Latihan harus dilakukan dengan sepenuh hati, jaga makan dan istirahat. Proses tidak akan menghianati hasil," tutupnya. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved