Breaking News:

PPKM darurat

Luhut Minta Karyawan yang Dipaksa Masuk Kantor Melapor kepada Pemerintah

Saya juga menegaskan agar seluruh karyawan yang dipaksa harus bekerja di kantor pada perusahaan sektor non esensial agar segera melaporkan

Istimewa
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan agar seluruh karyawan yang dipaksa harus bekerja di kantor pada perusahaan sektor non esensial agar segera melaporkan kepada pemerintah khususnya di wilayah DKI Jakarta melalui dinas Ketenagakerjaan masing-masing provinsi 

Wartakotalive.com, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan yang juga penanggungjawab pelaksanaan PPKM Darurat meminta karyawan sektor non esensial yang dipaksa masuk kantor (WFO) oleh perusahaannya, melapor kepada pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Luhut mengingat masih banyaknya karyawan sektor non esensial yang disuruh masuk kantor oleh perusahaannya sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas.

"Saya juga menegaskan agar seluruh karyawan yang dipaksa harus bekerja di kantor pada perusahaan sektor non esensial agar segera melaporkan kepada pemerintah khususnya di wilayah DKI Jakarta melalui dinas Ketenagakerjaan masing-masing provinsi," kata Luhut dalam Konferensi pers virtual, Senin, (5/7/2021).

Luhut meminta petugas dan aparat terus melakukan pengecekan dan pencatatan perkantoran di masa PPKM Darurat.

Luhut mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah untuk memerintahkan perusahaan sektor non esensial patuh menerapkan WFH 100 persen.

"Saya akan segera berkoordinasi dengan Menteri Ketenagakerjaan agar dapat mengeluarkan Surat Perintah agar perusahaan sektor non esensial tidak memperhatikan karyawannya yang bekerja di kantor dan wajib memerintahkan seluruh karyawannya untuk bekerja dari rumah. Jadi kalau dia tidak bekerja di kantor Tapi bekerja dari rumah itu jangan sampai diberhentikan," katanya.

Luhut juga meminta perusahaan tidak memecat karyawan yang bekerja dari rumah karena mengikuti anjuran pemerintah di masa PPKM Darurat. Perusahaan kata Luhut tidak bisa memberhentikan sepihak karyawannya, yang bekerja dari rumah.

"Untuk perusahaan non esensial sama yang sedang menjalankan work from home tidak dapat diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan atau dilakukan pemecatan itu kemarin saya juga berbicara dengan Kapolri dan pak gubernur," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Luhut Minta Karyawan yang Dipaksa Masuk Kantor Melapor ke Pemerintah

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved