Breaking News:

Covid 19 Tangerang

Gedung Bersama Keagamaan di Kecamatan Legok Jadi Pondok Singgah, 72 Pasien OTG Langsung Daftar

"Saat ini sudah ada 72 orang yang ingin segera mengisi pondok singgah ini, namun kita persiapkan dua tiga hari ini sudah merawat pasien OTG,"

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Sebagai upaya penanganan pencegahan penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Satgas Kecamatan Legok menyiapkan rumah singgah atau Pondok Singgah Karantina Covid-19 di wilayah Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. 

WARTAKOTALIVE.COM, LEGOK --- Sebagai upaya penanganan pencegahan penanggulangan Covid-19, Satgas Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang menyiapkan rumah singgah atau Pondok Singgah Karantina Covid-19 di wilayah Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

"Kita meninjau kesiapan Rumah Singgah bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) di setiap kecamatan-kecamatan," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau Pondok Karantina Covid-19, Minggu, (4/7/2021).

Di Kecamatan Legok ada gedung bersama keagamaan yang disulap menjadikan rumah singgah, yang diperuntukan merawat pasien Covid-19 dengan pasien OTG.

Hal ini dilakukan selain sebabai penanganan langsung untuk meringankan beban rumah sakit dan rumah singgah Hotel Yasmine yang saat ini penuh merawat pasien Covid-19.

"Mudah-mudahan rumah singgah ini cukup membantu masyarakat yang sedang melalukan isolasi mandiri di rumah. Kita siapkan tempatkan yang layak bagi mereka dan aman agar tidak membahayakan keluarganya," ucap Bupati.

Camat Legok Cucu Abdurrosied menambahkan untuk rumah singgah atau pondok singgah ini didesain untuk karantina para pasien OTG yang saat ini banyak di rumah-rumah masyarakat permukiman padat penduduk.

"Saat ini sudah ada 72 orang yang ingin segera mengisi pondok singgah ini, namun kita persiapkan dua tiga hari ini sudah merawat pasien OTG," kata Cucu.

Sebelumnya ini merupakan Kantor Kecamatan yang dijadikan Gedung Bersama Keagamaan.

"Saat ini kita sulap menjadi rumah singgah covid-19 yang kapasitas pondok singgah ini sebanyak 30 orang dilengkapi tempat tidur, kursi dan toilet terpisah untuk pria dan wanita," ungkapnya.

Personil yang akan diturunkan sekitar 30 hingga 50 orang termasuk tenaga medisnya.

"Fasilitas yang disiapkan mulai tempat tidur, kipas anging, toilet, dapur umum hingga perlengkapan medisnya," tuturnya.

Saat ini data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kasus konfirmasi isolasi sebanyak 507 orang, masih banyak yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah-rumah masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19. 

Baca juga: Penumpang Bandara Soetta Wajib Tunjukan Kartu Vaksinasi dan Hasil Tes PCR Maksimal Berlaku 2 Hari

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved