PPKM Darurat
LAPORKAN ke Polisi Bila Harga Obat dan Alat Kesehatan Covid-19 Melambung Tinggi
Tim Kantor Staf Presiden dalam beberapa hari terakhir ini telah mendapatkan masukan dan laporan dari berbagai lapisan masyarakat mengenai kondisi ini.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dalam beberapa waktu terakhir terjadi pula peningkatan permintaan kebutuhan akan obat-obatan yang diyakini mampu menyembuhkan Covid-19 dan sejumlah alat kesehatan (alkes) pendukung lainnya.
Hal itu seiring meningkatnya angka penderita Covid-19 di sejumlah daerah, terutama di Pulau Jawa dan Bali.
Situasi ini dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk mengambil keuntungan secara tidak wajar.
Akibatnya di sejumlah tempat penjualan maupun di aplikasi penjualan online, harga obat-obatan dan alkes melambung tinggi, di luar batas kewajaran.
Tim Kantor Staf Presiden dalam beberapa hari terakhir ini telah mendapatkan masukan dan laporan dari berbagai lapisan masyarakat mengenai kondisi ini.
Baca juga: Halang-halangi Penanggulangan Wabah, Polisi Ancam Pelanggar PPKM Darurat Bisa Kena Pasal Pidana
Baca juga: JADWAL SIM Keliling Sabtu 3 Juli 2021: Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Tangsel dan Bekasi
Terkait hal ini, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI, Joanes Joko, meminta masyarakat jangan ragu untuk melaporkan bila mengetahui oknum yang mempermainkan harga dan tidak bertanggungjawab tersebut kepada pihak berwajib.
"Jangan takut dan ragu, laporkan kepada kepolisian terdekat. Dalam situasi darurat kemanusiaan ini, tidak boleh ada pihak-pihak yang memanfaatkan demi kepentingan pribadi sesaat," ujar Joanes Joko.
Joanes Joko mengatakan, janganlah berbuat keji, apalagi di saat orang menderita.
Justru di saat seperti inilah kita harus menunjukkan empati dan solidaritas sebagai sesama anak negeri untuk bisa keluar dari situasi ini.
Baca juga: UPDATE Tinggi Muka Air Sabtu 3 Juli 2021: Dua Pintu Air di Jakarta Status Siaga 3
Joanes Joko mengatakan, pihaknya juga akan terus mengkomunikasikan kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk tidak segan-segan mengejar dan mengambil langkah hukum kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut.
"Kami pastikan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, bahwa negara sebagai "orangtua"nya masyarakat akan hadir dan melindungi rakyatnya," ujar Joanes Joko. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/toko-obat-di-pasar-proyek-bekasi.jpg)