Breaking News:

Berita Hukum

WARGANET RIUH usai Djoko Edhi Sebut Firli Hapus Nama Herman Hery dari Surat Dakwaan Perkara Bansos

Nama Herman Heri sempat santer disebut dalam kasus korupsi bantuan sosial (bansos) yang menjerat Juliari Batubara.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Djoko Edhi, Mantan Anggota DPR sekaligus pengamat politik 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pengamat Sosial Politik yang sekaligus Politisi Senior, Djoko Edhi Soetjipto Abdurrahman mengungkap kabar yang membuat riuh warganet.

Djoko Edhi membicarakan tentang sosok politisi PDI Perjuangan Herman Hery.

Seperti diketahui, nama Herman Heri sempat santer disebut dalam kasus korupsi bantuan sosial (bansos) yang menjerat Juliari Batubara.

Meski demikian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejauh ini belum memanggil yang bersangkutan.

Djoko Edhi menyebutkan bahwa Herman Hery merupakan 'preman tua yang tak terjamah hukum'.

Baca juga: Terungkap, Begini Kronologi Video Viral Oknum Pungli Mikrolockdown di Kebon Jeruk

Baca juga: Sri Mulyani Akui Sektor Rekreasi hingga Transportasi Paling Terdampak Pengetatan

"Ketua Komisi III DPR adalah Herman Heri. Ia menerima jutaaan bansos, sudah masuk di rekonstruksi berkas Juliari Batubara. Herman heri ini, preman tua yang tak terjamah hukum. Namanya ada di rekonstruksi, tapi dihapus oleh Firli di surat dakwaan," tulis Djoko Edhi di Twitter pribadinya, dikutip pada Jumat (2/7/2021).

Cuitan Djoko Edhi tersebut mendapat ribuan respon dari warganet.

Mayoritas warganet mengaku prihatin dengan kondisi penegakan hukum, khususnya dalam kasus bansos.

IPW pertanyakan KPK lambat periksa Herman Hery

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mempertanyakan lambannya penyidik KPK dalam memeriksa Herman Heri dan Achsanul Qasasi terkait kasus korupsi bantuan sosial.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved