Breaking News:

PPKM Darurat

Wali Kota Depok Sebut Tunggu Instruksi Resmi Kemendagri untuk Terbitkan Peraturan PPKM Darurat

Mohammad Idris mengaku masih menunggu instruksi resmi dari menteri terkait. Instruksi tersebut akan menjadi landasan penerbitan SK Wali Kota Depok.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dodi Hasanuddin
Warta Kota/Vini Rizki
Wali Kota Depok Sebut Tunggu Instruksi Resmi Kemendagri untuk Terbitkan Peraturan PPKM Darurat. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Wali Kota Depok sebut tunggu instruksi resmi Kemendagri untuk terbitkan peraturan PPKM Darurat.

Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Pemerintah Kota Depok mengaku siap dalam menjalani kebijakan yang berlaku mulai 3-20 Juli 2021 itu.

Pernyataan ini disampaikan langsung Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam chanel Youtube pribadinya. Idris mengatakan, sosialisasi hingga level terbawah akan segera dilakukan.

Idris menjelaskan, saat ini Kota Depok dan 11 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat beserta sejumlah wilayah di Jabodetabek berada distatus level 4.

Artinya, lanjut Idris, memiliki level kegawatdaruratan yang tinggi atau masuk zona merah Covid-19.

"Sehingga pemberlakuan PPKM Darurat yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat, kami sangat mendukung untuk kita realisasikan pembatasan-pembatasan, bahkan ditutupnya beberapa kegiatan di masyarakat," katanya seperti dikutip dari chanel Youtube pribadinya, Jumat (2/7/2021).

Baca juga: Banyak Warga Terpapar Covid-19 Pilih Isolasi Mandiri di Rumah, Begini Panduan Dinkes Kota Depok

Dikatakan Idris, dengan pemberlakuan PPKM Darurat ini maka pusat perbelanjaan atau mal, pasar-pasar besar, tempat olahraga, obyek wisata, serta kegiatan di rumah ibadah ditutup. 

Sementara toko kelontong masih diperbolehkan beroperasi dengan pembatasan jam operasional.

Sedangkan untuk tempat makan juga dibatasi yakni hanya melayani pesan antar atau dibawa pulang, tidak boleh melayani makan di tempat (dine in).

"Memang penerapannya akan menimbulkan ketidaknyamanan. Saya harap masyarakat jangan panik dan tetap tenang. Ini demi kesehatan bersama dan perlu kerja sama semua pihak,” ujarnya. 

Baca juga: Demi Istri Tercinta Tengah Terpapar Covid-19, Dadang Muter-muter Cari Tabung Gas Oksigen di Depok

Kebijakan PPKM Darurat tersebut dikatakan Idris merupakan arahan presiden, di mana untuk tingkat Kota, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut memberikan arahan dan penguatan kepada Pemkot Depok mengenai detailnya agar bisa disosialisasikan sampai ke tingkat RT/RW.

Hingga saat ini, Idris mengaku pihaknya masih menunggu instruksi resmi dari menteri terkait. Instruksi tersebut akan menjadi landasan penerbitan Surat Keputusan Wali Kota untuk disosialisasikan kepada masyarakat keesokan harinya.

"Dengan begitu, kita bisa melaksanakan kebijakan ini dengan persiapan-persiapan yang matang. Tentunya semua ini  membutuhkan kerja sama antara pemerintah, TNI-Polri, dan stakeholder di masyarakat," tandasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved