Lifestyle

Industri Buku Bukan Industri Gratisan dan Lawan Pembajakan

Riset Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) pada 2019 menunjukkan, 75 persen penerbit menemukan bukunya dibajak.

Istimewa
Acara 'Talkshow Pandemi dan Masa Depan Buku Digital' digelar Perpustakaan Nasional secara virtual, Kamis (1/07/2021). Hadir sebagai pembicara dalam taklshow antara lain Duta Baca Gol A Gong, Bagus Adam-Content Manager Gramedia Digital, Brilliant Yotenega-Co-founder Storial.co. 

"Efek pandemi memang memberi pukulan telak bagi industri buku.," ujarnya.

Menurut dia, pada 2019  ada 41.259 judul beredar. Namun pada 2020 menurun signifikan menjadi 32.935 total judul buku beredar.

Baca juga: Jadi Buronan, Jozeph Paul Zhang Tetap Galang Dana Buku Karya Brigjen TNI (Purn) Junius Lumban Tobing

Baca juga: Viral Tere Liye yang Marah Soal Pembajakan Buku, Ikapi: Pemerintah Harus Turun Tangan

Di satu sisi, apakah buku digital mampu menjawab persoalan distribusi buku yang belum merata? 

Kemenkominfo mencatat 196 juta penduduk terkoneksi dengan internet.

"Jadi tinggal mengedukasi masyarakat bagaimana mengelola literasi digital secara baik dalam kehidupan sehari-hari,” kata Gol A Gong, Duta Baca Indonesia.

Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional Adin Bondar mengatakan, meski pandemi Covid-19 kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan pengetahuan tetap.

 "Masyarakat berpengetahuan adalah jaminan untuk mereka kreatif, inovatif, dan produktif,” kata Adin.

Baca juga: VIDEO Ibunda Sandiaga Uno Luncurkan Dua Buku Tentang Pengalaman Hidupnya yang Menginspirasi

Baca juga: Kaesang Pangarep Garap Buku Kecebong Kaesayangan, Cerita tentang Kecebong yang Suka Sebar Hoaks

Perpustakaan Nasional sejak pandemi sudah menghadirkan berbagai fitur layanan digital seperti iPusnas, e-resources, Khastara, dan layanan tanya jawab Ask a Librarian. 

"Kehadiran layanan tersebut memudahkan masyarakat mengakses pengetahuan tanpa harus mendatangi langsung.

“Buku dan perpustakaan bukan hanya sekedar mencerdaskan tetapi juga mencerahkan," kata Adin.

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved