Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Sekjen NOC Indonesia Ferry J Kono, Pastikan Pelatnas Olimpiade Tetap Berjalan Selama PPKM Diterapkan

Sekjen KOI berencana akan memberikan surat kepada pihak pengelola GBK dan pemerintah pusat agar diberikan kelonggaran untuk seluruh pelatnas

Penulis: | Editor: Umar Widodo
Dok: NOC Indonesia
Sekretaris Jenderal NOC Indonesia Ferry J Kono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferryal Immanuel

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sekretaris Jendral Komite Olahraga Indonesia (KOI), Ferry J Kono memastikan selama penerapan PPKM Darurat yang dimulai dari tanggal 3-20 Juli 2021 kegiatan pelatnas Olimpiade Tokyo 2021 tetap mendapatkan izin latihan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Sekjen KOI berencana akan memberikan surat kepada pihak pengelola GBK dan pemerintah pusat agar diberikan kelonggaran untuk seluruh pelatnas yang berlatih jelang Olimpiade Tokyo 2021. 

Seperti diketahui bahwa Olimpiade Tokyo akan dilaksanakan pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. 

Eko Yuli Irawan atlet angkat besi sedang berlatih persiapan Olimpiade Tokyo
Eko Yuli Irawan atlet angkat besi sedang berlatih persiapan Olimpiade Tokyo (Instagram/@ekopower61)

"Untuk atlet yang akan berlatih di kawasan GBK, pihak KOI akan mengirimkan surat permohonan kepada pihak PPKGBK untuk memfasilitasi dan mendukung atlet karena hal tersebut menjadi kepentingan untuk prestasi olahraga di Indonesia," ujar Ferry J Kono, Kamis (1/7/2021). 

Beberapa cabang olahraga (cabor) yang akan tetap menggunakan fasilitas GBK diantaranya atletik, renang, menembak, panahan, dan dua angkat besi. 

Sementara itu untuk cabor bulutangkis akan tetap berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung, angkat besi di Mess Kwini, dan dayung di Pengalengan serta atlet surfing akan tetap berlatih di Bali. 

"Jika atlet tidak berlatih, maka performa atlet pastinya akan menurun. Selain itu, hal yang menjadi kewaspadaan utama adalah kerumunan yang dapat menambah jumlah kasus Covid-19," ujar Ferry

Ferry juga mengungkapkan bahwa, Mentri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengungkapkan bahwa Pelatnas seharusnya mendapatkan toleransi karena kegiatan ini menjadi persiapan olimpiade. 

Ia berharap dengan adanya latihan yang rutin tanpa membatasi pelatnas dapat membawa Indonesia untuk meraih juara dalam ajang Olimpiade Tokyo 2021.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved