Breaking News:

Narkoba

Putus Peredaran Ganja Asal Aceh, Polri Sita 592 Kg Ganja Kering dan Musnahkan 7 Hektar Ladang Ganja

Putus Peredaran Ganja Asal Aceh, Polri Sita 592 Kilogram Ganja Kering Sekaligus Musnahkan Tujuh Hektar Ladang Ganja di Gunung Leuser, Aceh

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan tujuh hektar ladang ganja di area Gunung Lauser tepatnya daerah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh pada tanggal 9 Juni 2021. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memusnahkan tujuh hektar ladang ganja di kaki Gunung Leuser, tepatnya daerah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Selain memusnahkan ladangnya, polisi juga berhasil mengagalkan penyelundupan 529 kilogram ganja kering siap edar dari pemasok dan pengepul ganja jaringan Aceh-Medan-Palembang-Jakarta-Bogor. 

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan, pengungkapan ini berangkat dari diamankannya 198 bungkus ganja kering dengan berat 223,95 kilogram ganja pada 9 Juni 2021.

Hal itu merupakan hasil pengembangan jaringan pengedar Jakarta-Palembang-Medan.  

"Dari pengembangan tim, pada Kamis 24 Juni 2021 berhasil mengamankan empat tersangka dengan barang bukti narkotika jenis ganja, sebanyak sembilan karung yang berisi 280 bungkus paket ganja dengan berat  3.044,60 kilogram," kata Argo dalam keterangan tertulis, Kamis (1/6/2021). 

Empat tersangka yang ditangkap adalah IB (42), IS alias UC (44), MA (35), dan RD (37). 

Baca juga: Sebelum Meninggal Dunia, Paranormal Mbak You Diketahui Mendadak Pingsan hingga Dibawa ke Rumah Sakit

Argo mengatakan dari hasil pendalaman penyidik terhadap keempat tersangka dan informasi yang didapat dari masyarakat, para tersangka ternyata memiliki ladang ganja

"Tim kemudian melakukan penyisiran di area Gunung Leuser dan ditemukan ladang ganja seluas tujuh hektare di daerah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Ateuh Banggalan, Kabupaten Nagan Raya," kata Argo. 

Baca juga: Luhut Binsar Panjaitan Minta Mall dan Tempat Ibadah Tutup selama PPKM Darurat

Tujuh hektare ladang ganja itu kata Argo dapat menghasilkan 630.000 batang ganja kering dengan perkiraan berat 210,529 ton.

Jika harga pasaran 1 kilogram ganja Rp 4 juta maka nilai dari ladang tersebut sebesar Rp 842 miliar. 

Namun yang lebih penting dari itu, kata Argo, dari pemusnahan ladang ganja dengan cara dicabut pohonnya lalu dibakar tersebut Polri berhasil menyelamatkan 10.526.450 jiwa anak bangsa. 

"Jika 1 kilogram dikonsumsi 50 orang, maka 210.529 kilogram dikali 60 orang maka 10.526.450 jiwa terselamatkan dari penyalahgunaan narkoba jenis ganja," kata Argo. (bum)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved