Breaking News:

Punya Data Valid Soal Anak Didik, PSI Mita Pemprov DKI Libatkan Sekolah Dalam Program Vaksinasi

Anies Baswedan membuka kegiatan vaksinasi untuk usai 12 tahun hingga 17 tahun di SMAN 20 Jakarta. Vaksinasi untuk usai di bawah 18 tahun.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Ricky Martin Wijaya
Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakartamenyatakan sekolah memiliki data valid terkait anak-anak yang masih dalan rentang usia penerima vaksin.

Oleh karenan itu pemerintah daerah harus melibatkan sekolah negeri dan swasta dalam proses vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun.

“Sekolah juga sudah memiliki jaringan komunikasi aktif dengan orang tua sehingga sosialisasi vaksinasi dapat lebih efektif,” ujar Ketua Fraksi PSI DPRD Jakarta Idris Ahmad pada Kamis (1/7/2021).

Selain itu, kata Idris, sekolah juga memiliki infrastruktur yang memadai untuk dijadikan lokasi vaksinasi. Sekolah memiliki area terbuka yang luas seperti aula, lapangan olahraga, ataupun ruang kelas yang memiliki sirkulasi udara baik.

Belum lagi sekolah yang umumnya berada dekat dengan tempat tinggal siswa dan sebagian juga dilengkapi dengan tempat parkir sehingga memudahkan mobilisasi.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, Ratusan Warga Kanada Meninggal Dunia Dalam Lima Hari Dampak Gelombang Panas Ekstrem

Baca juga: Rafael Benitez Latih Merseyside Biru, Khianati Merseyside Merah yang Pernah 6 Tahun Diarsitekinya

“Pemprov DKI harus cepat berkoordinasi dengan sekolah, terlebih saat ini sedang libur sekolah sehingga vaksinasi anak bisa terus digenjot,” kata dia.

Menurut Idris, pelaksanaan vaksin Covid-19 pada anak harus tetap dalam pengawasan orang tua, namun dia menyarankan agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak tidak digabung dengan vaksinasi umum orang dewasa.

Tujuannya untuk meminimal resiko terpapar infeksi virus Covid-19 selama menunggu ataupun mengantre giliran vaksin.

“Anak yang akan divaksin harus didampingi orang dewasa. Setelah vaksin harus dipastikan segera pulang ke rumah dan tidak bermain-main dengan teman-temannya di lingkungan sekolah,” jelasnya.

Bertepatan dengan pelaksanaan PPKM Darurat pada 3-20 Juli mendatang, Idris meminta Pemprov DKI memaksimalkan masa tiga pekan ini untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak.

Baca juga: Andre Agustiar Pemain Sayap Gabung Bersama Pendekar Cisadane Selama Satu Musim Setelah Lolos Trial

Baca juga: Dikritik BEM UI, Pimpinan KPK: Kami Terbuka Terima Masukan Publik

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved