Tips Kesehatan

Dokter Radityo Prakoso: Orang Awam Bisa Menolong Korban Serangan Jantung, Berikut Penjelasan

jika menemukan teman dengan kondisi henti jantung, maka pertama harus memastikan kondisi lingkungannya aman untuk melakukan resusitasi.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Umar Widodo
Istimewa
Dr.Radityo Prakoso dokter spesialis jantung  

Berikutnya adalah teknik konpresi dada, pertama korban dibaringkan di tempat yang beralas keras.

"Dalam memindahkan korban juga mesti hati-hati, apakah korban ada trauma tulang belakang atau tidak, kemudian letakkan telapak tangan dibagian dada, dan tangan yang lain diatasnya, dan pastikan posisi siku lurus dan bahu tepat diatas tangan. Tekan dada korban dengan cepat, setidaknya 100-120 per menit, kemudian minimalkan interupsi dan harus konsentrasi pada CPR," tambahnya.

Berikutnya adalah membuka jalan nafas atau memberikan nafas buatan (nafas buatan tidak dilakukan di masa pandemi).

Jika ada AED (automated external defibrillator), maka bisa dipakaikan kepada korban.

"Setiap AED ada cara penggunaannya, dan langsung ditempelkan, dan tombolnya dipencet. Ketika pasien ada respon, maka dilakukan posisi mantap, dimana posisi tangan satu diangkat ke atas dan satu tangan menengadah ke pipi kemudian badannya dimiringkan untuk mencegah aspirasi," terangnya.

Namun dalam menolong, jumlah personel pun mesti diperhatikan agar tidak sampai mengerumuni. 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved