Breaking News:

Virus Corona

12 Warga Kepulauan Seribu Meninggal Dunia Akibat Terpapar Covid-19

Sebanyak 12 warga Kabupaten Kepulauan Seribu meninggal dunia akibat Covid-19 dari total 648 kasus Covid-19 di Kepulauan Seribu.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Intan Ungaling Dian
Istimewa
Suasana vaksinasi Covid-19 di RSUD Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Minggu (20/6/2021). Akibat pandemi virus corona, 12 warga kepulauan Seribu meninggal dunia. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEPULAUAN SERIBU - Sebanyak 12 warga Kabupaten Kepulauan Seribu meninggal dunia akibat Covid-19.

Sementara ratusan orang lainnya sembuh dari Covid-19 dan menjalani isolasi.

Bupati Kabupaten Seribu Junaedi mengatakan, sejauh ini sudah ada 12 orang warga Kabupaten Kepulauan Seribu yang meninggal dunia akibat Covid-19.

“Kalau dari kasus meninggalnya, 12 orang. Itu dari seluruh pulau yang ada,” kata Junaedi, Kamis (1/7/2021).

Junaedi menjelaskan, kasus Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Seribu mencapai 648 orang.

Sebagian besar di antaranya telah dinyatakan sembuh dari virus corona.

Baca juga: Tekan Angka Kasus Covid-19 Ibu Kota, Pemprov DKI Jakarta Gelar Vaksinasi Massal di Kepulauan Seribu

Baca juga: Cegah Covid-19, Tiga Pilar Teken Kesepakatan Bersama Soal Pengendalian Wisata di Kepulauan Seribu

“Kemarin ada 648 orang, yang isolasi terkendali ada 73. Nah yang meninggal ada 12. Yang dirawat 1 dan yang sembuh 562 kasus,” ucapnya.

Menurut Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Kepulauan Seribu masuk dalam level 4 penyebaran Covid-19.

Level 4 yakni ada lebih dari 150 kasus terkonfirmasi hingga lebih dari 5 orang meninggal per 100.000 penduduk per minggu karena Covid-19.

“Ini kan level 4 se-DKI. Kalau kasus DKI ya Kepulauan Seribu include dengan DKI kalau wilayahnya itu,” ucap Junaedi.

Baca juga: Bawa Surat Hasil Swab Tes Antigen Palsu, Niat Tujuh Pemuda Liburan ke Kepulauan Seribu Pupus Sudah

Baca juga: Kapal Menuju Kepulauan Seribu Dihentikan Sementara saat Antusiame Masyarakat Tinggi

Dia menambahkan, jumlah kasus Covid-19 di Kepulauan Seribu yang belakangan meningkat dikarenakan adanya kegiatan tracing sebagai upaya pencegahan penyebaran lebih meluas.

“Nah yang positif itu kebanyakan yang belum divaksin. Jadi kasus-kasus yang terkonfirmasi positif di Kepulauan Seribu bertambah,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akan diterapkan di DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu pada 3-20 Juli 2021 mendatang.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved