Breaking News:

Kriminalitas

Terekam CCTV, Komplotan Begal Sadis di Sukatani Berkali-kali Bacok Korbannya Pakai Celurit

Terekam CCTV, Komplotan Begal Sadis di Sukatani Berkali-kali Bacok Korbannya Pakai Celurit. Berikut Selengkapnya

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
ILUSTRASI Begal motor 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Aksi komplotan begal sadis di Sukatani, Kabupaten Bekasi, terekam kamera CCTV rumah warga.

Bandit jalanan itu menyasar korbannya di Jalan Jagawana, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi pada Selasa (29/6/2021).

Pelaku dengan sadis menyerang korban dengan menyabetkan celurit.

Korban bernama Rahmat (23) harus mendapatkan luka bacok dan kehilangan sepeda motornya.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Yulianto mengatakan aksi kawanan begal itu terjadi pada Selasa, 29 Juni 2021 pukup 03.15 WIB dini hari.

Korban bernama Rahmat (23) mengalami luka bacok pada tubuhnya setelah berusaha mempertahankan sepeda motornya.

"Komplotan pelaku membacok korban berkali-kali sampai akhirnya berhasil merebut motor korban dan melarikan diri," katanya, pada Rabu (30/6/2021).

Baca juga: IGD RSUD Pasar Minggu Penuh, Puluhan Pasien Covid-19 Antre di Lobi Berbaur dengan Pengunjung RS

Ia menuturkan pihak kepolisian juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk menanyakan saksi-saksi dan melihat rekaman CCTV.

Berdasarkan keterangan saksi dan dari rekaman CCTV pelaku berjumlah tiga orang menggunakan satu sepeda motor.

Dua orang pelaku turun dengan celurit dan membacoki korban hingga terjatuh.

"Penghuni rumah sempat melihat karena terdengar suara ribut. Bahkan korban sempat mengejar pelaku kembali dalam keadaan terluka," imbuh dia.

Baca juga: Kembali Diyatakan Sebagai Zona Merah Covid-19, Wali Kota Tangsel Paparkan Indikator Penyebabnya

Korban yang terluka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat oleh warga setempat. Korban masih dalam perawatan karena luka yang dialaminya.

Ia menambahkan pihaknya akan mengusut kasus tersebut. "Kasusnya masih kami lidik dari polres dan polsek juga sudah bergerak," paparnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved