Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Mobil Operasional Dishub Kramat Jati Jadi Kendaraan Evakuasi Pasien Covid-19, Bisa Muat Empat Pasien

Mobil operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Kecamatan Kramat Jati dialihfungsikan sebagai kendaraan evakuasi pasien Covid-19 selama 24 jam.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Mobil operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Kecamatan Kramat Jati dialihfungsikan sebagai kendaraan evakuasi pasien Covid-19 selama 24 jam, Rabu (30/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mobil operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Kecamatan Kramat Jati melayani evakuasi pasien Covid-19 selama 24 jam.

Kasat Pelaksana Sudinhub Kecamatan Kramat Jati, Emiral mengatakan, proses evakuasi itu dilakukan dua anggota Dinas Perhubungan.

Saat melakukan evakuasi pasien Covid-19, kedua petugas Dinas Perhubungan memakai alat pelindung diri (APD).

"Di DKI itu ada 42 Kecamatan dan satu kecamatan ada 1 mobil operasional untuk evakuasi pasien Covid-19," ujar Emiral Rabu (30/6/2021).

Baca juga: Harapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Gandeng MUI dan DMI Menggelar Vaksinasi Covid-19 Ulama

Baca juga: Irjen Fadil Imran Memberikan Tips kepada Penyelenggara Vaksinasi Covid-19 untuk Hindari Kerumuman

Baca juga: Covid-19 Semakin Tinggi, Ketum The Jakmania Diky Soemarno Mendukung Penundaan Kompetisi Liga 1 2021

Satu mobil operasional itu bisa mengevakuasi 4 pasien Covid-19.

Interaksi petugas petugas dengan pasien Covid-19 sudah dibatasi plastik.

Hal itu bertujuan untuk mencegah petugas Dinas Perhubungan tertular Covid-19.

"Sejak kemarin kita sudah beroperasi, tapi memang belum ada yang menghubungi kami untuk evakuasi pasien Covid-19," katanya.

Emiral menambahkan, usai membawa pasien Covid-19, petugas langsung menyemprotkan cairan disinfektan. 

Tujuannya untuk membunuh virus yang masih ada di dalam mobil operasional tersebut.

Kemudian, ia sudah mengimbau anggotanya agar membersihkan diri sebelum pulang ke rumah masing-masing atau setelah mengevakuasi pasien Covid-19.

"Jangan sampai kita evakuasi pasien Covid-19, anggota malah tertular. Maka saya perintahkan patuh protokol kesehatan," ucap dia.

Akibat lonjakan pandemi Covid-19 di Jakarta, mobil operasional Dinas Perhubungan di masing-masing Kecamatan wilayah Jakarta Timur dialih fungsikan mengevakuasi pasien Covid-19.

Salah satu mobil operasional Dinas Perhubungan yang dialih fungsikan evakuasi pasien Covid-19 milik Kecamatan Kramat Jati.

Dari pantuan Wartakotalive.com, tempat duduk bagian tengah dan belakang dicopot.

Kemudian, antara bagian depan dan tengah dibatasi plastik putih.

Tujuannya agar petugas Dinas Perhubungan tidak berinterasi langsung dengan pasien Covid-19.

Anggota Dinas Perhubungan juga akan dilengkapi Alat Pelindung Diri saat membawa pasien.

Kasat Pelaksana Sudin Perhubungan Kecamatan Kramat Jati, Emiral mengatakan, surat perintah mobil operasional Dinas Perhubungan dialih fungsikan sudah keluar pada Senin (28/6/2021).

Diketahui, jumlah pasien Virus Corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 21.807 orang, per Rabu (30/6/2021).

Sehingga, hari ini total ada 2.178.272 kasus positif.

Hal itu seperti dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id.

Sementara, jumlah pasien sembuh bertambah 10.807 orang, sehingga total pasien sembuh ada 1.880.413 orang.

Sedangkan pasien yang meninggal bertambah 467 orang, sehingga total ada 58.491 pasien Covid-19 yang meninggal.

Berikut ini sebaran kasus Covid-19 di Indonesia per 29 Juni 2021, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:

DKI JAKARTA

Jumlah Kasus: 535.788 (23.4%)

JAWA BARAT

Jumlah Kasus: 376.982 (17.2%)

JAWA TENGAH

Jumlah Kasus: 251.604 (11.3%)

JAWA TIMUR

Jumlah Kasus: 171.830 (8.3%)

KALIMANTAN TIMUR

Jumlah Kasus: 76.746 (3.8%)

RIAU

Jumlah Kasus: 70.138 (3.4%)

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 64.020 (3.3%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 59.567 (2.6%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 56.638 (2.7%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 50.734 (2.5%)

BALI

Jumlah Kasus: 49.996 (2.5%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 36.083 (1.7%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 35.994 (1.8%)

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 28.540 (1.4%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 25.553 (1.2%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 25.503 (1.1%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 21.475 (1.0%)

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 21.033 (1.0%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 20.945 (1.1%)

ACEH

Jumlah Kasus: 19.148 (0.9%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 18.238 (0.9%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 16.214 (0.8%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 14.477 (0.6%)

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 13.577 (0.7%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 12.992 (0.7%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 12.891 (0.7%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 12.754 (0.6%)

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 11.306 (0.6%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 10.577 (0.5%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 9.867 (0.5%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 8.492 (0.4%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 5.847 (0.3%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 5.793 (0.3%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 5.123 (0.2%)

(Wartakotalive.com/M26/PEN)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved