Breaking News:

Pendidikan

Kemendikbudristek Tolak Pembukaan Prodi Baru Bila Tata Kelola Kampus Bermasalah, Simak Penjelasannya

Sub Koordinator Kelembagaan LLPT wilayah III Kemendikbudristek menyebut tata kelola kampus di salah satu universitas swasta di Meruya bermasalah.

Editor: Panji Baskhara
tribunnews.com
Ilustrasi: Tata kelola kampus di sebuah universitas swasta di Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, bermasalah, Rabu (30/6/2021). 

Peneliti Kebijakan Publik Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), Riko Noviantoro turut angkat bicara.

Menurutnya, temuan LLDikti atas tata kelola kampus yang tidak sesuai aturan, memang tidak bisa dianggap remeh.

Temuan itu bisa jadi indikasi kampus melanggar standar tata kelola sebagaimana diatur dalam sejumlah regulasi.

“Tata kelola kampus diatur melalui UU No.12/2012 tentang Pendidikan Tinggi, PP No.4/2014 tentang Penyelenggaran Perguruan Tinggi, Permendikbud No.3/2020 tentang Standar Pendidikan Tinggi, Statuta kampus dan aturan lainnya,” ujarnya.

Lanjut Riko, sangat disayangkan apabila masih ada kampus yang mengabaikan tata kelola sebagaimana ditetapkan aturannya.

Pemerintah, kata dia harus tegas memberikan sanksi kepada kampus yang mengacuhkan tata kelola sebagaimana mestinya.

Menurut dia, LLdikti perlu keberanian menjatuhkan sanksi terhadap kampus yang bermasalah soal tata kelolanya.

Target utamanya, ungkap Riko, adalah menjaga amanah UU Pendidikan Tinggi dan untuk menyelamatkan generasi.

"Kalau perlu ditutup saja kampus yang tata kelolanya amburadul" ujarnya.

Acara Tea Time Kampus Dibubarkan Polisi

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved